SIGLI — PSSB Bireuen tampil efisien di laga hidup-mati. Menghadapi SSB Barona pada semifinal Piala Soeratin PSSI Aceh U-13 2026, tim asuhan Udin Matang itu menutup pertandingan dengan keunggulan tiga gol tanpa balas di babak kedua.
Sempat tertahan 1-0 di babak pertama, laga berubah sengit setelah SSB Barona menyamakan kedudukan lewat titik penalti pada menit ke-48. Namun, alih-alih tertekan, PSSB Bireuen justru melesakkan tiga gol tambahan dalam kurun waktu 20 menit untuk mengunci kemenangan 4-1.
Gol Cepat di Babak Kedua Hancurkan Perlawanan Barona
PSSB Bireuen sebenarnya sudah unggul lebih dulu melalui Muhammad Refan Altaf pada menit ke-35. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum, meski kedua tim sama-sama bermain terbuka sejak awal.
Memasuki babak kedua, Muhammad Hafizd Alkhalid sempat menyamakan kedudukan untuk SSB Barona dari titik putih pada menit ke-48. Gol itu menjadi satu-satunya peluang yang berhasil dikonversi lawan sebelum pertahanan PSSB kembali rapat.
Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil. Alfarizi memecah kebuntuan pada menit ke-60, disusul gol M. Daffa Alteta sembilan menit berselang. Alfarizi menutup pesta gol Laskar Batee Kureng lewat gol keduanya di menit ke-70.
Pelatih Soroti Konsistensi Mental Pemain Muda
Udin Matang, pelatih PSSB U-13, mengapresiasi ketenangan anak asuhnya saat lawan sempat menyamakan kedudukan. Menurutnya, pertandingan semifinal selalu memiliki intensitas tinggi dan tekanan mental yang berbeda.
"Anak-anak bermain dengan volume yang cukup tinggi karena pertandingan semifinal ini tentu tidak mudah. Namun, mereka tetap fokus, mampu memanfaatkan peluang dan menjalankan instruksi dengan baik," kata Udin.
Dia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan akhir dari perjalanan tim. Fokus berikutnya adalah pemulihan kondisi pemain sebelum final yang hanya berjarak dua hari.
"Kami bersyukur bisa ke final. Sekarang fokus kami adalah recovery dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan final. Mudah-mudahan anak-anak kembali tampil maksimal," ujarnya.
Dukungan Masyarakat Bireuen Diharapkan Mengalir ke Final
Ketua Umum PSSB Bireuen, Mustafa A. Glanggang, yang hadir langsung di Stadion Blang Paseh, menyebut kemenangan ini sebagai kerja kolektif para pemain, pelatih, dan manajemen tim. Dia pun meminta doa masyarakat Bireuen agar langkah tim tidak terhenti di partai puncak.
"Terima kasih kepada anak-anak yang sudah bermain bagus dan memberikan yang terbaik sehingga kita bisa meraih kemenangan. Terima kasih juga kepada tim manajer dan pelatih yang terus mendampingi serta membimbing mereka," ujar Mustafa.
"Mohon doa dari masyarakat Bireuen agar PSSB U-13 bisa lolos ke tingkat nasional. Kita berharap talenta-talenta muda ini dapat membangkitkan semangat dan melahirkan lebih banyak bibit pemain sepak bola di Bireuen. Insyaallah," katanya.
Jadwal Final: PSSB Bireuen vs Tamiang United FC
Di babak final, PSSB Bireuen akan berhadapan dengan Tamiang United FC. Laga penentuan dijadwalkan berlangsung di Stadion Blang Paseh Sigli pada Rabu (26/8/2026).
Tamiang United FC sendiri melaju ke final setelah menghancurkan Kuala Nanggroe FC dengan skor meyakinkan 5-1 pada semifinal lainnya. Partai puncak ini menjadi penentu tiket satu-satunya bagi wakil Aceh untuk berlaga di Piala Soeratin tingkat nasional.