ACEH — Kepala SDN Batu Cermin, Agustinus Aba, mengungkapkan bahwa kebutuhan ini sebenarnya sudah mendesak sejak lama. Kondisi meja dan kursi yang dipakai siswa kelas 1 sebelumnya sudah tidak layak karena termakan usia.
"Sebelumnya mereka menggunakan sarana apa adanya. Ada kursi yang sudah goyang, meja yang berlubang, kusam, bahkan mulai lapuk karena sudah lama digunakan," ujar Agustinus.
Berawal dari Aspirasi Sekolah, Berujung Verifikasi Lapangan
Bantuan ini tidak datang secara tiba-tiba. Pihak sekolah awalnya mengkomunikasikan kebutuhan mendesak tersebut kepada Pertamina. Setelah melalui proses verifikasi, permintaan itu akhirnya direalisasikan dalam bentuk pengadaan furnitur kelas.
Agustinus sempat tidak menyangka ketika pertama kali menerima kabar adanya dukungan dari BUMN energi tersebut. Pihaknya kemudian memastikan bahwa bantuan ini memang ditujukan untuk memperbaiki sarana penunjang pembelajaran para siswa.
Dampaknya langsung terasa di ruang kelas. Siswa kelas 1 yang paling banyak menggunakan fasilitas ini kini bisa mengikuti pelajaran dengan lebih aman dan nyaman, tanpa khawatir tertimpa meja yang rapuh.
Semangat Baru di Ruang Kelas
"Dampaknya sangat kami rasakan. Meja dan kursi yang diberikan Pertamina sangat bermanfaat dan mendukung kegiatan pembelajaran di kelas. Bagaimana mungkin pembelajaran bisa efektif kalau sarana dan prasarananya tidak mendukung," kata Agustinus.
Perubahan sederhana di ruang kelas ini ternyata membawa pengaruh besar bagi semangat belajar siswa maupun tenaga pengajar. Fasilitas yang memadai membuat suasana kelas lebih kondusif untuk proses belajar sehari-hari.
Agustinus berharap kolaborasi dengan Pertamina tidak berhenti di sini. Ia ingin kemitraan ini terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah yang berada di kawasan dekat destinasi wisata super prioritas itu.
"Harapan kami, Pertamina tetap bermitra dan melihat apa yang menjadi kebutuhan sekolah. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan membawa sekolah menjadi lebih unggul ke depan," tuturnya.
Program TJSL Pertamina ini menjadi contoh bagaimana intervensi korporasi di bidang pendidikan bisa menyentuh kebutuhan paling mendasar. Bagi siswa SDN Batu Cermin, bantuan ini berarti tempat belajar yang lebih layak untuk menemani langkah mereka menggapai masa depan.