Pencarian

Tambahan BTT Rp200 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Cair, Tito: Pemda Segera Salurkan ke Korban

Senin, 24 Agustus 2026 • 21:46:31 WIB
Tambahan BTT Rp200 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Cair, Tito: Pemda Segera Salurkan ke Korban
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan tambahan Bantuan Tidak Terduga (BTT) Rp200 miliar untuk penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur telah ditransfer ke rekening pemerintah daerah.

ACEH — "Sudah ditransfer semua pagi ini tambahan BTT dari Presiden oleh Mensesneg," kata Tito dalam keterangan resminya, Senin (24/8/2026).

Rincian Alokasi: Rp40 Miliar untuk Provinsi, Rp160 Miliar untuk Delapan Kabupaten

Berdasarkan rincian pembayaran per 24 Agustus 2026, total dana yang disalurkan mencapai Rp200 miliar. Porsi terbesar dialokasikan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi NTT sebesar Rp40 miliar.

Sementara itu, delapan pemerintah kabupaten menerima jatah masing-masing Rp20 miliar. Kabupaten yang masuk daftar penerima meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Ngada, Nagekeo, Sikka, dan Flores Timur.

Instruksi Tegas Mendagri: Dana Bukan untuk Belanja di Luar Kebutuhan Bencana

Tito menegaskan bahwa penyaluran dana ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat penanganan dampak bencana alam di wilayah NTT. Ia meminta pemerintah daerah (Pemda) segera memanfaatkan anggaran tersebut sesuai kebutuhan penanggulangan bencana di lapangan.

"Dengan telah ditransfernya seluruh tambahan dana tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat segera memanfaatkannya sesuai kebutuhan penanggulangan bencana," tegasnya.

Kebijakan ini diambil di tengah meningkatnya kebutuhan logistik dan rehabilitasi infrastruktur pasca-bencana di sejumlah wilayah NTT. Pencairan tambahan BTT ini menjadi instrumen fiskal yang mempercepat respons daerah tanpa harus menunggu

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks