Pencarian

Satlantas Polres Aceh Barat Bekali Prajurit TNI di Meulaboh Materi Etika Berkendara hingga Mekanisme Laka

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 14:23:31 WIB
Satlantas Polres Aceh Barat Bekali Prajurit TNI di Meulaboh Materi Etika Berkendara hingga Mekanisme Laka
Satlantas Polres Aceh Barat memberikan materi etika berkendara hingga mekanisme laka kepada prajurit TNI di Meulaboh.

MEULABOH — Sinergi antara TNI dan Polri kembali diperkuat melalui jalur keselamatan berlalu lintas. Satlantas Polres Aceh Barat menggelar edukasi khusus bagi prajurit TNI di Gedung Aula Madenpom IM/2 Meulaboh, Jumat (21/8/2026), dengan fokus membangun budaya tertib berkendara yang dimulai dari internal aparat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dandenpom IM/2 Meulaboh, Pasi Intel Korem 012/TU, Pasi Intel Kodim 0116 Nagan Raya, serta Kepala Jasa Raharja Cabang Aceh Barat. Kehadiran lintas instansi tersebut menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya domain kepolisian.

Materi yang Disampaikan: dari Etika Berkendara hingga Urusan SIM

Dalam sesi tersebut, personel Satlantas memaparkan sejumlah materi krusial yang relevan dengan aktivitas harian prajurit. Materi tersebut mencakup tata cara berkendara yang baik dan beretika, persyaratan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) umum, hingga mekanisme penyelesaian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anggota TNI maupun keluarganya.

Kasat Lantas Polres Aceh Barat, AKP Eko Suhendro, S.H., menegaskan bahwa pemahaman teknis ini penting untuk menghindari kesalahan prosedur di lapangan. "Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat pemahaman dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sehingga dapat mencegah terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan," ujarnya.

Kelengkapan Dokumen Jadi Sorotan Utama

Para peserta juga diingatkan kembali mengenai pentingnya kelengkapan dokumen kendaraan dan pengemudi, termasuk SIM dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas menjadi perhatian serius, mengingat seringkali pelanggaran terjadi karena pengendara mengabaikan marka dan rambu yang ada.

AKP Eko menambahkan, kepatuhan tidak boleh hanya muncul ketika ada petugas yang berjaga di lapangan. Kesadaran tersebut harus tumbuh menjadi kebiasaan otomatis setiap kali seseorang berada di belakang kemudi, baik di dalam kota maupun di jalan antar kabupaten.

Target: Menekan Angka Laka di Wilayah Hukum Polres Aceh Barat

Edukasi ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Aceh Barat. Dengan melibatkan prajurit TNI sebagai peserta, diharapkan efek domino kepatuhan dapat menyebar ke lingkungan tempat tinggal dan keluarga masing-masing personel.

"Tertib berlalu lintas bukan hanya soal menghindari pelanggaran, tetapi juga bagaimana setiap pengendara dapat menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya," kata AKP Eko dalam keterangannya.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Meulaboh ini diakhiri dengan imbauan agar seluruh prajurit dan masyarakat menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan. Sinergi antara Satlantas Polres Aceh Barat, Denpom, dan Jasa Raharja diharapkan terus terpelihara untuk membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tubinnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks