Pencarian

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Raih Penghargaan Transportasi Indonesia Award 2026, Trans Kutaraja Dinilai Jadi Percontohan Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 • 22:18:01 WIB
Gubernur Aceh Muzakir Manaf Raih Penghargaan Transportasi Indonesia Award 2026, Trans Kutaraja Dinilai Jadi Percontohan Nasional
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, menerima Transportasi Indonesia Award 2026 yang diberikan kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

JAKARTA — Penghargaan Transportasi Indonesia Award 2026 yang diterima Gubernur Aceh Muzakir Manaf bukan sekadar seremoni. Penghargaan ini diberikan atas penilaian dewan pakar terhadap kebijakan Pemerintah Aceh yang konsisten membiayai operasional angkutan massal Trans Kutaraja secara gratis untuk warga perkotaan.

Penghargaan yang diinisiasi oleh Transportasi Media Indonesia itu diserahkan langsung kepada Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, yang mewakili Gubernur Aceh. Prosesi penganugerahan berlangsung di Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara, Jakarta, pada Kamis (30/7/2026).

Alasan Aceh Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional

Dewan Pakar Transportasi Media Indonesia, Djoko Setijawarno, menyebut proses seleksi penerima penghargaan dilakukan secara independen dan objektif. Tim redaksi menganalisis rekam jejak serta karya nyata yang telah ditorehkan oleh para kandidat.

“Provinsi Aceh menjadi role model dalam memberikan layanan angkutan massal gratis bagi masyarakat. Hal ini tentu sangat membantu perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat bawah, karena bisa menghemat biaya perjalanan harian mereka,” ungkap Djoko dalam keterangannya, Kamis (30/7/2026).

Trans Kutaraja dan Program Mudik Gratis Jadi Andalan

Kebijakan transportasi publik gratis ini menjadi fokus utama Pemerintah Aceh. Selain membiayai operasional Trans Kutaraja untuk mobilitas harian warga perkotaan, Pemprov Aceh juga menjalankan program mudik gratis yang telah berlangsung dua tahun berturut-turut.

Program mudik gratis tersebut dinilai berdampak signifikan bagi warga yang ingin pulang kampung menjelang hari raya tanpa terbebani biaya transportasi. Kedua program ini menjadi bukti konkret komitmen Gubernur Aceh dalam mengurangi beban ekonomi masyarakat.

Dedikasi untuk Seluruh Masyarakat Aceh

Teuku Faisal menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan ini merupakan cerminan kerja keras bersama jajaran Pemerintah Aceh dalam menghadirkan layanan transportasi yang layak, aman, dan nyaman.

“Penghargaan ini dedikasikan untuk seluruh masyarakat Aceh. Pembangunan transportasi publik yang mudah diakses adalah fokus utama Pemerintah Aceh demi mewujudkan layanan yang layak, aman, dan nyaman,” ujar Teuku Faisal usai menerima penghargaan.

Transportasi Media Indonesia menilai komitmen Pemerintah Aceh layak diapresiasi karena layanan transportasi yang dirancang tidak mendiskriminasi pengguna berdasarkan keterbatasan fisik, usia, maupun kondisi ekonomi dan sosial. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemangku kepentingan lain untuk terus berinovasi memperkuat sektor transportasi nasional.

Bagikan
Sumber: dialeksis.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks