ACEH — Osmar Loss bukan wajah baru di jagat kepelatihan Asia. Pria kelahiran Passo Fundo, Brasil, itu pernah menangani Buriram United di Thailand dan mengantarkan klub meraih quadruple pada musim 2024/2025. Ia juga sempat menjuarai liga Iran bersama Persepolis FC.
Empat Gelar di Thailand, Juara Liga Iran: Rekam Jejak Osmar Loss
Karier kepelatihan Osmar dimulai sebagai asisten di sejumlah klub Brasil sebelum merambah Timur Tengah dan Asia. Di Buriram United, ia mempersembahkan empat trofi dalam satu musim—prestasi langka yang membuat namanya melambung.
Setelah itu, Osmar pindah ke Iran dan membawa Persepolis FC menjadi juara liga. Pengalaman di dua negara dengan kultur sepak bola berbeda ini menjadi modal utama saat menangani Dewa United.
Visi Klub dan Filosofi Osmar: Bukan Mengubah, tapi Memperkuat Identitas
Setibanya di Dewa United, Osmar langsung terkesan dengan fasilitas dan keseriusan manajemen. “Klub ini menunjukkan visi yang jelas tentang arah yang ingin dituju,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Pelatih berlisensi CONMEBOL Pro itu menegaskan tidak datang untuk mengubah jati diri Dewa United. “Dewa United sudah memiliki identitasnya sendiri. Saya akan tetap berpegang pada prinsip-prinsip tersebut dan membangun tim dengan komitmen, semangat juang, serta hasrat meraih kemenangan,” tambahnya.
Ekspektasi Tinggi, Osmar Siap Bawa Dewa United ke Fase Baru
Seiring meningkatnya prestasi klub dalam beberapa musim terakhir, tekanan terhadap pelatih anyar pun tak bisa dihindari. Osmar justru melihatnya sebagai motivasi. “Kami berada pada waktu dan tempat yang tepat untuk melangkah menuju fase baru,” terangnya.
Ia pun menyampaikan pesan khusus kepada para pendukung Dewa United. “Kepada seluruh suporter, kami sudah tidak sabar bertemu di stadion, berbagi semangat dan emosi, serta berjuang bersama demi hasil terbaik,” pungkasnya.
Dengan rekam jejak mentereng di Thailand dan Iran, publik menantikan apakah Osmar Loss mampu mengulang suksesnya di tanah air dan membawa Dewa United bersaing di papan atas kompetisi musim depan.