ACEH — Peluncuran Chery Q Rizz di GIIAS 2026 menjawab kebutuhan mobilitas anak muda di kota besar yang kerap dihadapkan pada kemacetan dan keterbatasan lahan parkir. Chery menyematkan berbagai fitur modern pada mobil listrik mungil ini, menjadikannya bukan sekadar city car biasa.
Dengan dimensi yang ringkas, Q Rizz tetap mengusung teknologi yang biasanya ditemukan pada mobil listrik kelas atas. Chery membekali model ini dengan layar head-unit 15,6 inci dan sistem ADAS yang mencakup 20 fungsi keselamatan berkendara.
Baterai 42,7 kWh dan Fast Charging 16,5 Menit
Sektor penggerak Q Rizz mengandalkan baterai berkapasitas 42,7 kWh. Chery mengklaim mobil ini mampu menempuh jarak hingga 400 km dalam sekali pengisian penuh berdasarkan metode uji NEDC.
Untuk pengisian daya, fitur fast charging menjadi andalan. Teknologi ini memungkinkan baterai terisi dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu 16,5 menit. Durasi tersebut setara dengan waktu singgah di gerai kopi drive-thru.
Fitur V2L, Kamera 540 Derajat, dan Power Frunk
Chery melengkapi Q Rizz dengan fitur V2L (Vehicle-to-Load) berdaya 6,6 kW. Fungsinya memungkinkan mobil menjadi sumber listrik untuk mengoperasikan peralatan elektronik di luar kendaraan.
Fitur penunjang lainnya termasuk kamera 540 derajat yang membantu pengemudi saat bermanuver di area sempit. Tersedia pula spion lipat elektrik dan power frunk, yakni bagasi depan yang dapat dibuka secara otomatis.
Interaksi dengan kendaraan dimanjakan oleh asisten suara bernama Q Talk. Sistem ini dirancang untuk merespons perintah pengemudi dengan lebih interaktif.
Harga dan Ketersediaan Chery Q Rizz 2026
Chery belum merinci lebih lanjut soal harga dan pilihan varian Q Rizz untuk pasar Indonesia saat artikel ini ditulis. Informasi tersebut biasanya diumumkan menyusul setelah momen peluncuran di GIIAS 2026.
Kehadiran Q Rizz menambah daftar mobil listrik berukuran kompak di pasar otomotif nasional. Dengan kombinasi jarak tempuh yang panjang, kecepatan pengisian daya, serta fitur keselamatan berlapis, mobil ini menyasar konsumen muda perkotaan yang mencari kendaraan efisien tanpa mengorbankan teknologi.