ACEH BARAT DAYA — Penyaluran pupuk organik cair kepada 33 kelompok tani menjadi program perdana DPD TMI Abdya setelah 131 hari sejak pelantikan pengurus pada 11 April 2026. Ketua DPD TMI Abdya, Zulfan Awenk, menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk pembuktian bahwa organisasinya hadir untuk memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan petani, bukan sekadar formalitas kelembagaan.
Bantuan Diserahkan Langsung oleh Bupati Abdya
Bantuan pupuk organik cair tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Abdya, Safaruddin, di Pendopo Bupati Abdya. Penyerahan ini melibatkan kolaborasi tiga pihak, yakni DPD TMI Abdya, DPW TMI Aceh, dan PT Bio Energy Rimba.
Zulkarnain, anggota DPRK Abdya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menilai langkah ini menunjukkan bahwa organisasi petani mampu mengambil peran nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, program serupa harus terus dikembangkan agar manfaatnya menjangkau lebih banyak kelompok tani di kabupaten tersebut.
Zulfan Awenk: Kehadiran Kami Bukan Formalitas
“Ini awal gerakan TMI Abdya untuk membuktikan bahwa kehadiran kami bukan hanya formalitas, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani,” kata Zulfan Awenk dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).
Zulfan juga menyebut bahwa penyaluran pupuk hanyalah langkah awal. Ke depan, pihaknya membuka ruang bagi petani untuk menyampaikan kebutuhan sarana dan alat mesin pertanian. Sejumlah kelompok tani sebelumnya telah mengusulkan bantuan berupa hand tractor, cultivator, hand sprayer, hingga combine harvester.
Usulan Alsintan Menunggu Proses Verifikasi
Zulfan meminta para kelompok tani yang sudah mengajukan usulan alat mesin pertanian untuk bersabar. Ia menegaskan bahwa setiap dokumen pengajuan harus memenuhi persyaratan administrasi sebelum masuk ke tahap pemrosesan lebih lanjut.
“Kami berharap usulan petani Abdya segera mendapat persetujuan dan direalisasikan,” ujarnya. DPD TMI Abdya disebut akan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk memperluas dukungan terhadap petani di daerah itu.
Dukungan untuk Konsistensi Program TMI
Zulkarnain berharap TMI Abdya menjaga konsistensi program dan memperkuat sinergi dengan pemerintah serta instansi terkait. Ia menilai kebutuhan petani tidak hanya terbatas pada pupuk, tetapi juga sarana produksi dan alat mesin pertanian yang menunjang produktivitas.
“Kontribusi seperti ini sangat dibutuhkan petani. Kami tentu mengapresiasi setiap langkah yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Zulkarnain. Penyaluran pupuk organik cair ini menjadi penanda awal komitmen TMI Abdya dalam mendukung sektor pertanian di Aceh Barat Daya.