Pencarian

Pedagang Bendera di Banda Aceh Keluhkan Sepinya Pembeli dari Warga, Omzet Digenjot Instansi dan Sekolah Jelang 17 Agustus

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 18:35:31 WIB
Pedagang Bendera di Banda Aceh Keluhkan Sepinya Pembeli dari Warga, Omzet Digenjot Instansi dan Sekolah Jelang 17 Agustus
Pedagang bendera di Banda Aceh melayani pembeli dari kalangan instansi dan sekolah pada H-9 peringatan 17 Agustus.

BANDA ACEH — Tika, pedagang bendera yang telah berjualan selama sembilan tahun di Banda Aceh, menyebut dua tahun terakhir menjadi periode paling sepi dalam usahanya. Jika sebelumnya warga ramai membeli bendera untuk dipasang di depan rumah, kini pembeli lebih banyak berasal dari kalangan perkantoran dan sekolah.

"Kalau dari masyarakat umum, pembeliannya memang sangat kurang. Tahun-tahun sebelumnya masih banyak warga yang datang membeli bendera untuk dipasang di rumah," kata Tika kepada Nukilan, Sabtu (8/8/2026).

Pembeli Aktif Justru dari Kantor dan Sekolah

Menurut Tika, meski pembeli perorangan sepi, permintaan dari institusi masih terbilang normal. Beberapa instansi dan sekolah terlihat membeli bendera untuk kebutuhan upacara dan dekorasi peringatan kemerdekaan.

"Pembeli yang masih cukup banyak berasal dari kantor, sekolah dan beberapa instansi. Untuk masyarakat umum jumlahnya jauh lebih sedikit," ujarnya.

Penurunan Drastis dalam Dua Tahun Terakhir

Fenomena ini bukan hal baru bagi Tika. Ia mengaku merasakan tren penurunan minat warga memasang bendera sudah mulai terasa sejak tahun lalu, dan tahun ini penurunannya disebut semakin drastis.

"Saya sudah sembilan tahun berjualan di sini. Kalau melihat pengalaman selama ini, dua tahun terakhir termasuk yang paling sepi. Tahun ini penurunannya juga cukup drastis," katanya.

Bendera Bukan Sekadar Kewajiban, tapi Penghormatan

Di tengah lesunya permintaan, Tika mengingatkan makna di balik tradisi memasang bendera Merah Putih. Menurutnya, atribut negara itu bukan sekadar pemenuhan instruksi pemerintah, melainkan simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan.

"Menurut saya, memasang bendera bukan semata-mata untuk pemerintah. Lebih dari itu, bendera merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan masyarakat yang dulu berjuang untuk kemerdekaan," ujarnya.

Harapan di Puncak Penjualan H-2

Kendati saat ini sepi, para pedagang masih menyimpan harapan. Tika memprediksi lonjakan pembeli baru akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, tepatnya mendekati puncak perayaan kemerdekaan.

"Biasanya mulai ramai sekitar 5 Agustus sampai 17 Agustus. Kami masih berharap masyarakat akan mulai membeli dalam beberapa hari terakhir menjelang 17 Agustus," kata Tika.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: nukilan.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks