Pencarian

Pemko Langsa Gelar Maulid Akbar di Masjid Agung, 2.000 Al-Quran Disalurkan ke Masjid Terdampak Bencana

Rabu, 26 Agustus 2026 • 07:46:02 WIB
Pemko Langsa Gelar Maulid Akbar di Masjid Agung, 2.000 Al-Quran Disalurkan ke Masjid Terdampak Bencana
Pemko Langsa menyalurkan bantuan 2.000 Al-Quran secara simbolis kepada perwakilan masjid terdampak bencana di Masjid Agung Kota Langsa, Selasa (25/8/2026).

LANGSA — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Kota Langsa berlangsung Selasa, 25 Agustus 2026. Acara yang digelar Pemko Langsa ini menghadirkan penceramah Prof Dr H Muhammad Syukri Albani Nasution MA dari Sumatera Utara.

Rangkaian acara tidak hanya berisi tausiah keagamaan. Pemko Langsa juga menyalurkan bantuan 2.000 Al-Quran secara simbolis kepada perwakilan masjid di sejumlah gampong yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Bantuan Al-Quran untuk Masjid Terdampak Bencana

Penyerahan bantuan dilakukan kepada perwakilan Gampong Sukajadi Kebun Ireng, Gampong Baru, Gampong Lengkong, dan Karang Anyar. Keempat gampong ini menjadi lokasi penyaluran perdana bantuan mushaf Al-Quran tersebut.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemulihan sarana ibadah pascabencana di Kota Langsa.

Teladan Rasulullah dalam Menghadapi Ujian

Dalam tausiahnya, Prof Syukri mengajak masyarakat meneladani kehidupan Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Menurutnya, Rasulullah SAW bukan sosok yang hidup tanpa ujian, tetapi selalu menghadapinya dengan kesabaran, keikhlasan, ikhtiar, dan keteguhan hati.

Sejak lahir sebagai yatim, Rasulullah SAW telah menghadapi berbagai cobaan. Dalam perjalanan dakwahnya, beliau juga menghadapi fitnah, tekanan, hingga kehilangan orang-orang yang dicintai.

"Namun, semua itu tidak membuat Rasulullah SAW menyerah dalam menjalankan amanah Allah SWT," ujarnya.

Pesan untuk Tidak Berprasangka Buruk pada Takdir

Prof Syukri mengingatkan masyarakat agar tidak mudah iri, membandingkan kehidupan dengan orang lain, ataupun berburuk sangka terhadap takdir Allah SWT. Ia menegaskan bahwa manusia tidak sepatutnya mengukur takdir Allah hanya dengan kemampuan berpikirnya.

"Jangan ukur takdir Allah sebatas kemampuan otak kita. Kita harus tetap berikhtiar dan tidak berprasangka buruk kepada takdir Allah," pesannya.

Penceramah menekankan bahwa manusia wajib terus berusaha, sementara hasil akhirnya diserahkan kepada Allah SWT. Sikap tersebut menjadi bagian penting dari keteladanan Rasulullah SAW dalam menjalani kehidupan.

Hadirin yang Turut Hadir

Peringatan Maulid Akbar ini turut dihadiri Wali Kota Langsa Jeffry Sentana, Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, Ketua DPRK Langsa Melvita Sari SAB, Sekretaris Daerah Kota Langsa Suhartini, serta jajaran Pemko Langsa, Forkopimda, dan masyarakat.

Selain kesabaran dan keikhlasan, masyarakat juga diajak memperkuat kasih sayang, kepedulian, dan persaudaraan. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: halaman7.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks