ACEH — PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menghadirkan varian terbaru kartu langganan Whoosh untuk menyambut peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI. Edisi khusus ini mengusung desain bernuansa merah putih, menjadikannya berbeda dari seri reguler yang beredar sejak program diluncurkan Juni 2024.
Kartu edisi kemerdekaan ini hanya tersedia untuk tipe JaBan Gold. Dengan nominal Rp2 juta, pemegang kartu mendapatkan kuota 10 kali perjalanan kelas Premium Economy untuk relasi Jakarta–Bandung maupun sebaliknya, dengan masa berlaku 60 hari.
Semangat Kemerdekaan di Setiap Perjalanan
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan desain khusus ini sengaja dihadirkan untuk memberikan nilai lebih bagi pelanggan setia Whoosh. Menurutnya, nuansa merah putih pada kartu menjadi simbol semangat kemerdekaan yang ingin dihadirkan dalam setiap perjalanan pelanggan.
"Selain memberikan manfaat bagi pelanggan yang rutin menggunakan Whoosh, desain khusus ini juga memberikan daya tarik tersendiri untuk dimiliki dan dikoleksi. Kami ingin semangat kemerdekaan dapat hadir dalam berbagai bagian perjalanan pelanggan bersama Whoosh," ujar Eva dalam keterangan resminya, Selasa (18/8/2026).
Kartu edisi HUT RI ini dapat dibeli di loket Stasiun Halim, Karawang, Padalarang, Tegalluar Summarecon, serta Hall KA Feeder Stasiun Bandung.
Penjualan Bulanan Tertinggi Sepanjang Program
Minat masyarakat terhadap kartu langganan Whoosh menunjukkan tren positif. Hingga akhir Juli 2026, total 47.577 kartu telah terjual sejak program diluncurkan. Angka penjualan Juli 2026 mencapai 3.366 kartu, menjadikannya sebagai penjualan bulanan tertinggi sepanjang sejarah program FWC.
Tipe JaBan Gold menjadi primadona dengan total 37.501 kartu terjual. Tingginya permintaan untuk tipe ini sejalan dengan positioning-nya sebagai pilihan paling ekonomis bagi pelanggan yang rutin menggunakan layanan kereta cepat.
KCIC sebelumnya juga telah menerbitkan FWC dengan desain khusus pada berbagai momentum. Kebijakan ini menjadikan kartu langganan tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi, tetapi juga memiliki daya tarik sebagai barang memorabilia bagi para kolektor.
Bagi pelanggan rutin, FWC menjadi alternatif untuk menekan biaya perjalanan. Dengan sistem kuota 10 kali perjalanan, pengguna dapat menghemat dibandingkan pembelian tiket satuan, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi antara Jakarta dan Bandung.