BIREUEN — Basri Adam (51), seorang petugas kebersihan, meregang nyawa dalam kecelakaan yang melibatkan mobil pengangkut sampah milik Pemerintah Kabupaten Bireuen dengan truk box di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, kawasan Desa Curucok, Simpang Mamplam, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Korban tewas di lokasi kejadian, sementara tiga orang lainnya dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat karena menderita luka ringan.
Kecelakaan ini melibatkan dump Colt Mitsubishi bernomor polisi BL 8071 Z yang mengangkut sampah dan truk box Mitsubishi dengan nomor polisi BK 8810 CI. Kedua kendaraan kini telah diamankan di Mapolres Bireuen untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Diduga Truk Sampah Melebar ke Kanan Jalan
Kasatlantas Polres Bireuen, AKP Irwansyah Nasution, S.E., mengungkapkan dugaan awal penyebab kecelakaan. Berdasarkan informasi dari lokasi kejadian, truk sampah yang datang dari arah berlawanan diduga melebar ke kanan jalan.
"Kemudian bertabrakan dengan mobil truk box yang melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh," jelasnya kepada awak media, Minggu (9/8/2026).
Unit Laka Lantas Polres Bireuen telah melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan data dan keterangan terkait kronologi kejadian. Proses ini dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan yang merenggut nyawa tersebut.
Polisi Periksa Saksi dan Kumpulkan Alat Bukti
Pasca kejadian, penyidik Unit Laka Lantas masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak. Pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi di lokasi terus dilakukan untuk mengungkap secara pasti kronologi kecelakaan.
"Kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam penanganan Unit Laka Lantas," tegas AKP Irwansyah Nasution.
Selain mengamankan dua kendaraan yang terlibat, polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya di jalur nasional yang padat kendaraan berat.
Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan
Menanggapi peristiwa ini, Polres Bireuen mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh pengguna jalan. Fokus utama imbauan tersebut adalah pencegahan kecelakaan serupa di masa mendatang.
"Polres Bireuen mengimbau seluruh pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas, menjaga konsentrasi, memakai perlengkapan keselamatan, dan mengendalikan kecepatan demi mencegah kecelakaan di jalan raya," tutup Kasatlantas.
Peristiwa tragis ini menjadi pengingat akan pentingnya disiplin berlalu lintas, terutama bagi pengemudi kendaraan besar yang memiliki titik buta lebih luas. Masyarakat yang melintasi ruas jalan nasional Banda Aceh-Medan diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya di tikungan dan ruas jalan yang rawan kecelakaan.