Pencarian

Cabdisdik dan Kejati Aceh Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah di Aceh Utara, Bekali Pelajar Sadar Hukum di Era Digital

Kamis, 30 Juli 2026 • 11:43:31 WIB
Cabdisdik dan Kejati Aceh Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah di Aceh Utara, Bekali Pelajar Sadar Hukum di Era Digital
Kepala Cabdisdik Aceh Utara Muhammad Johan menyampaikan sambutan dalam program Jaksa Masuk Sekolah di Aceh Utara.

Kepala Cabdisdik Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, menegaskan bahwa pemahaman hukum sejak usia sekolah menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menyebut keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari integritas dan kepatuhan terhadap aturan.

“Dengan mengenal hukum sejak dini, kita ciptakan generasi yang cerdas, berintegritas, dan berani berkata tidak pada pelanggaran hukum. Jadilah pelajar yang membanggakan keluarga, sekolah, dan bangsa,” ujar Muhammad Johan dalam sambutannya.

Materi Hukum yang Relevan dengan Keseharian Remaja

Kasi Penerangan Hukum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Ia memaparkan sejumlah persoalan hukum yang kerap dihadapi kalangan remaja, mulai dari penyalahgunaan media sosial, penyebaran informasi bohong, hingga tindak perundungan di lingkungan sekolah.

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara. Mereka didorong untuk menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari kekerasan.

Sinergi Penegak Hukum dan Dunia Pendidikan

Program Jaksa Masuk Sekolah menjadi jembatan antara institusi penegak hukum dengan dunia pendidikan. Melalui pendekatan edukatif dan dialog dua arah, pelajar diajak melihat hukum bukan sekadar aturan yang harus ditaati, melainkan instrumen untuk menjaga ketertiban dan keadilan sosial.

Muhammad Johan menambahkan, pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas akademik. Ia berharap sinergi antara Cabdisdik dan Kejati Aceh terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen mencetak generasi Aceh yang unggul dan berintegritas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian JMS Tahun 2026 yang menyasar sejumlah sekolah menengah atas di Aceh Utara. Ke depan, materi tentang literasi digital dan etika bermedia sosial akan diperluas seiring meningkatnya kasus pelanggaran hukum yang melibatkan pelajar di ruang digital.

Bagikan
Sumber: putaran.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks