ACEH TAMIANG — Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna resmi dimulai dari Aceh. Cinta Quran Foundation bersama Yayasan Masjid Nusantara memilih Kampung Pematang Durian, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai titik awal pembangunan masjid perdana dari target 99 masjid di seluruh Indonesia.
Masjid Ar-Rahman, yang sebelumnya bernama Masjid Babuttakwa, dibangun kembali setelah terdampak bencana alam beberapa waktu lalu. Akibat bencana tersebut, proses pembangunan masjid mandek dan belum bisa dimanfaatkan secara optimal oleh warga setempat.
"Kami hadir di Aceh Tamiang untuk memulai pembangunan Masjid Ar-Rahman, masjid pertama dari target 99 masjid yang akan didirikan di seluruh Indonesia. Kecepatan ini mematahkan anggapan bahwa komitmen donasi butuh waktu lama untuk direalisasikan. Niat baik yang disambut aksi cepat akan melahirkan keberkahan bagi umat," kata Founder Cinta Quran Foundation Ustaz Fatih Karim dalam keterangan resmi, Selasa (21/7/2026).
Asesmen Ketat Sebelum Pembangunan
Meski dieksekusi cepat, penentuan lokasi tidak dilakukan sembarangan. Tim Yayasan Masjid Nusantara selaku mitra pelaksana melakukan asesmen menyeluruh terhadap setiap titik calon lokasi pembangunan.
Asesmen mencakup evaluasi kelayakan teknis, tingkat urgensi kebutuhan masyarakat, histori keterbatasan fasilitas, potensi keterpakaian, hingga kesiapan warga lokal untuk memakmurkan masjid. Langkah ini memastikan setiap dana wakaf tersalurkan tepat sasaran dan memberikan dampak sosial-keagamaan maksimal.
Masjid Bukan Sekadar Bangunan Fisik
Fatih Karim menegaskan pentingnya kedudukan masjid dalam kehidupan seorang muslim. "Masjid adalah pusat kawah candradimuka keimanan. Rumah kedua kita, tempat pulang dan pamit sebelum diantar menghadap Allah SWT. Dari masjid kita bangkit," ujarnya.
Program ini dirancang lebih dari sekadar pembangunan fisik. Setiap masjid akan menjadi pusat pembelajaran Alquran bagi anak-anak dan masyarakat umum, sarana pembinaan akidah dan dakwah, serta pusat kegiatan sosial dan kemanusiaan termasuk pengelolaan qurban dan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.
Setiap masjid dalam program ini akan disematkan satu nama dari Asmaul Husna sebagai simbol keindahan dan pengingat sifat-sifat Allah SWT. Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna menargetkan daerah terpencil, rawan bencana, dan wilayah minim fasilitas keagamaan di seluruh Indonesia.
Dukungan BCA Syariah dan Pemerintah Daerah
Peletakan batu pertama di Aceh Tamiang dihadiri oleh Dewan Pembina sekaligus Founder Cinta Quran Foundation Ustaz Fatih Karim, CEO Yayasan Masjid Nusantara Pras Purworo, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail SEI, Senior Vice President Dana, Jasa, dan Komunikasi Pemasaran BCA Syariah Mia Rahma Amalia, Sekretaris Perusahaan BCA Syariah Muhammad Fikri Hudaya, serta tokoh masyarakat setempat.
Pihak yayasan menggandeng BCA Syariah melalui program corporate social responsibility (CSR) untuk mendukung kelancaran program wakaf ini. Dengan dimulainya pembangunan di Aceh Tamiang, program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna diharapkan terus berlanjut ke berbagai daerah lain yang membutuhkan.