ACEH — Masjid-masjid terbesar di dunia dikenal bukan semata karena ukurannya yang luas. Bangunan-bangunan ini juga menjalankan fungsi vital dalam kehidupan umat Islam.
Selain menjadi tempat ibadah, masjid berperan sebagai ruang berkumpul untuk kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial. Seiring waktu, aktivitas tersebut terus berkembang sehingga daya tampung jamaahnya ikut membesar.
Daya tampung yang luas biasanya berjalan seiring dengan arsitektur megah dan menawan. Keindahan bangunannya bukan cuma soal estetika, tetapi juga menyimpan makna mendalam sebagai jejak sejarah penyebaran Islam di berbagai penjuru dunia.
Perjalanan itu berlangsung sejak masa para Nabi, berlanjut di era para Khalifah, hingga peran ulama yang memperluas dakwah Islam. Berikut daftar 10 masjid terbesar di dunia yang mampu menampung jutaan jamaah.
Daftar 10 Masjid Terbesar di Dunia
Masjid-masjid berikut memiliki desain arsitektur menawan dan kapasitas sangat besar. Beberapa di antaranya bahkan sanggup menampung jutaan jamaah dalam satu waktu.
1. Masjid Al-Haram (Mekkah, Arab Saudi)
Masjid Al-Haram menempati posisi terbesar sekaligus paling suci dalam Islam. Daya tampungnya sekitar 4.000.000 jamaah, dengan luas mencapai 356.000 meter persegi.
Di dalamnya terdapat Ka'bah yang menjadi pusat kiblat salat umat Islam. Masjid ini sudah ada sejak sebelum Islam dan terus mengalami perluasan dari generasi ke generasi, terutama dalam beberapa dekade terakhir.
Area baru dengan struktur bertingkat turut ditambahkan demi menampung jamaah yang terus bertambah. Kawasan di sekitarnya masuk dalam wilayah suci atau "Haram" yang punya keutamaan tersendiri bagi umat Islam.
Saat 10 hari terakhir Ramadan, jumlah jamaah yang datang melonjak drastis. Kondisi ini benar-benar menguji kapasitas masjid.
2. Masjid An-Nabawi (Madinah, Arab Saudi)
Masjid An-Nabawi di Madinah merupakan masjid tersuci kedua dalam Islam. Kapasitasnya sekitar 1.500.000 jamaah dengan luas kurang lebih 384.000 meter persegi.
Masjid ini dibangun pada tahun 623 M dan menjadi tempat dimakamkannya Nabi Muhammad SAW. Suasananya dikenal lebih tertata meski kerap dipadati jamaah, terutama saat salat Jumat dan musim ibadah tertentu.
Ciri khasnya adalah payung otomatis raksasa yang terbuka untuk melindungi jamaah dari panas matahari di area pelataran. Di dalamnya ada area istimewa bernama Raudhah ash-Sharifah, yakni tempat di antara makam Nabi Muhammad SAW dan mimbar beliau.
Area tersebut sangat diminati jamaah yang ingin beribadah di dalamnya. Antrean panjang pun sering terjadi untuk bisa masuk.
3. Masjid Agung Jamia (Karachi, Pakistan)
Masjid Agung Jamia di Karachi, Pakistan, termasuk masjid terbesar berdasarkan kapasitas. Daya tampungnya sekitar 950.000 jamaah dengan luas mencapai 200.000 meter persegi, dan selesai dibangun pada tahun 2022.
Bangunannya memadukan berbagai gaya arsitektur Islam, seperti Ottoman, Persia, dan Arab. Di dalamnya direncanakan terdapat sekitar 150 kubah yang tersebar di berbagai bagian masjid.
Lokasinya berada di area terbuka di atas perbukitan sehingga terlihat dari kejauhan. Masjid ini pun menjadi salah satu landmark baru yang mencolok di Pakistan.
4. Makam Imam Reza (Mashhad, Iran)
Makam Imam Reza di Mashhad, Iran, termasuk kompleks keagamaan terbesar di dunia. Kapasitasnya sekitar 700.000 jamaah dengan luas mencapai 1.000.000 meter persegi, dan telah berdiri sejak tahun 818.
Selain makam Imam Reza sebagai pusat utama, kompleks ini mencakup perpustakaan, madrasah, museum, hingga area pemakaman. Tempat ini menjadi tujuan ziarah penting bagi umat Muslim Syiah dan menarik banyak wisatawan dari berbagai negara.
Seiring waktu, kompleks ini terus diperluas hingga menjadi salah satu pusat keagamaan terbesar di Iran. Tokoh penjelajah terkenal, Ibn Battuta, pernah mengunjungi tempat ini pada abad ke-14.
5. Masjid Al-Aqsa (Yerusalem, Palestina)
Masjid Al-Aqsa di Yerusalem memiliki kapasitas sekitar 400.000 jamaah dengan luas mencapai 150.000 meter persegi. Masjid ini sudah berdiri sejak sebelum tahun 632/692.
Kawasannya memiliki nilai spiritual tinggi bagi tiga agama besar. Area ini dikenal juga sebagai Bukit Bait Suci atau Haram Al-Sharif, dan pernah menjadi arah kiblat pertama sebelum dipindahkan ke Mekkah.
Di kawasan ini juga terdapat Kubah Batu yang dibangun di atas lokasi yang diyakini sebagai tempat Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam dan naik ke langit. Masjid Al-Aqsa tidak merujuk pada satu bangunan saja, tetapi mencakup seluruh kompleks kawasan suci tersebut.
Aktivitas ibadah bisa dilakukan di dalam bangunan masjid maupun di area pelatarannya. Kawasan ini menjadi salah satu situs keagamaan paling bersejarah dan dihormati di dunia Islam.
6. Masjid Faisal (Islamabad, Pakistan)
Masjid Faisal di Islamabad, Pakistan, termasuk salah satu masjid terbesar di dunia. Kapasitasnya sekitar 300.000 jamaah dengan luas mencapai 130.000 meter persegi.
Masjid ini selesai dibangun sebelum tahun 1986 dan pernah menjadi yang terbesar di Pakistan sebelum hadirnya Masjid Agung Jamia di Karachi. Masjid ini juga sempat menjadi salah satu masjid terbesar di Asia Selatan.
Desainnya tergolong unik karena menggabungkan unsur arsitektur modern dan tradisional. Nama Masjid Faisal diambil dari Raja Faisal dari Arab Saudi yang turut mendanai pembangunan masjid ini.
Arsitekturnya dirancang oleh Vedat Dalokay, seorang arsitek asal Turki. Ia menciptakan bentuk bangunan yang ikonik dan mudah dikenali.
7. Masjid Istiqlal (Jakarta, Indonesia)
Masjid Istiqlal di Jakarta merupakan salah satu masjid terbesar di dunia sekaligus masjid terbesar di Asia Tenggara. Kapasitasnya sekitar 200.000 jamaah dengan luas mencapai 100.000 meter persegi, dan selesai dibangun pada tahun 1978.
Keberadaan masjid ini menjadi simbol kebanggaan Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim yang besar. Nama "Istiqlal" berarti "kemerdekaan" dalam bahasa Arab, mencerminkan makna historis pembangunannya sebagai peringatan kemerdekaan Indonesia.
Pembangunan Masjid Istiqlal dimulai pada tahun 1961 pada masa Presiden Soekarno. Prosesnya memakan waktu sekitar 17 tahun hingga selesai.
Hingga kini, masjid ini menjadi salah satu ikon penting di Jakarta.
8. Taj-ul-Masajid (Bhopal, India)
Taj-ul-Masajid di Bhopal, India, termasuk salah satu masjid terbesar di dunia. Kapasitasnya sekitar 175.000 jamaah dengan luas sekitar 23.000 meter persegi.
Desain masjid ini terinspirasi dari Jama Masjid di Delhi, namun dibangun dengan ukuran lebih besar. Pembangunannya memiliki sejarah panjang karena sempat terhenti akibat kekurangan dana, lalu dilanjutkan kembali pada tahun 1971.
Kompleks masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah. Di dalamnya juga terdapat perpustakaan dan lembaga pendidikan Islam.
Hingga saat ini, Taj-ul-Masajid dikenal sebagai salah satu masjid terbesar di India dengan nilai sejarah dan arsitektur yang cukup penting.
9. Djamaa el Djazaïr (Aljir, Aljazair)
Djamaa el Djazaïr atau Masjid Agung Aljir merupakan salah satu masjid terbesar di dunia. Kapasitasnya sekitar 120.000 jamaah dengan luas mencapai 400.000 meter persegi.
Masjid ini selesai dibangun pada tahun 2019 setelah proses pembangunan yang dimulai sejak 2012. Masjid ini menjadi salah satu masjid modern terbesar di Afrika Utara dan terletak di kawasan yang menghadap langsung ke Laut Mediterania.
Selain bangunan utama, kompleks ini dilengkapi perpustakaan, museum seni Islam, sekolah, taman, pusat penelitian, hingga area parkir yang sangat luas. Desainnya memadukan unsur seni Islam tradisional dengan arsitektur modern sehingga tampil megah dan futuristik.
10. Masjid Hassan II (Casablanca, Maroko)
Masjid Hassan II di Casablanca, Maroko, merupakan salah satu masjid terbesar di dunia. Kapasitasnya sekitar 100.000 jamaah dengan luas mencapai 105.000 meter persegi, dan selesai dibangun pada tahun 1993.
Bangunan ini dinamai sesuai Raja Hassan II dan dirancang oleh arsitek Michel Pinseau. Salah satu ciri khasnya adalah menara tinggi yang menjadi salah satu menara masjid tertinggi di dunia.
Masjid ini dibangun di atas lahan yang menjorok ke Samudra Atlantik, bahkan sebagian strukturnya berada di atas air. Desainnya memadukan gaya arsitektur Moor dengan elemen Islam klasik dan sentuhan modern.
Hal itu menjadikannya salah satu masjid paling ikonik di Afrika.
Berapa kapasitas Masjid Al-Haram?
Masjid Al-Haram mampu menampung sekitar 4.000.000 jamaah. Luasnya mencapai 356.000 meter persegi dan di dalamnya terdapat Ka'bah yang menjadi pusat kiblat umat Islam.
Masjid terbesar di Asia Tenggara yang mana?
Masjid Istiqlal di Jakarta menempati posisi sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara. Kapasitasnya sekitar 200.000 jamaah dengan luas mencapai 100.000 meter persegi, dan selesai dibangun pada tahun 1978.
Kapan Masjid Agung Jamia Karachi selesai dibangun?
Masjid Agung Jamia di Karachi, Pakistan, selesai dibangun pada tahun 2022. Masjid ini mampu menampung sekitar 950.000 jamaah dengan luas mencapai 200.000 meter persegi.