Pencarian

Menteri PU Dody Hanggodo: Respons Cepat Infrastruktur Kunci Negara Hadir, Simak untuk Aceh

Rabu, 02 September 2026 • 17:03:01 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo: Respons Cepat Infrastruktur Kunci Negara Hadir, Simak untuk Aceh
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan protokol tanggap cepat infrastruktur untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, termasuk Aceh.

Jakarta — Ketahanan sebuah bangsa kerap diuji paling berat justru saat bencana alam melanda. Jalan yang terputus, jembatan yang rubuh, atau pasokan air bersih yang terhenti selalu memunculkan satu pertanyaan besar bagi publik di Aceh maupun daerah lain: seberapa sigap negara turun tangan menolong warganya.

Menanggapi hal ini, Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa cepat atau lambatnya penanganan darurat infrastruktur bukan cuma soal teknis semata, melainkan bukti konkret kehadiran negara di saat-saat genting, termasuk bagi wilayah seperti Aceh.

Dody menekankan setiap detik amat berarti saat bencana melumpuhkan konektivitas wilayah. Karena itu, Kementerian PU sudah menerapkan protokol tanggap cepat yang mewajibkan tim balai teknis daerah — termasuk yang menjangkau Aceh — turun ke lokasi terdampak dalam hitungan jam, tanpa menunggu instruksi berjenjang dari pusat.

Dalam keterangannya, Dody memaparkan detail langkah tanggap darurat yang biasa diterapkan timnya, relevan pula bagi Aceh: "Saat infrastruktur lumpuh, fokus utama kami adalah membuka isolasi wilayah. Tim bergerak cepat memasang jembatan bailey, mengerahkan alat berat untuk pembersihan material, serta memastikan akses logistik bantuan dan evakuasi warga dapat melintas," ujar Menteri PU Dody Hanggodo, Rabu (2/9/2026).

Di samping memulihkan akses darat, kebutuhan dasar para korban bencana juga jadi prioritas yang dikejar bersamaan. Sarana air bersih dan sanitasi darurat dikirim langsung ke titik pengungsian untuk mencegah munculnya krisis kesehatan susulan, tak terkecuali di Aceh.

Menurut Dody, pola penanganan sekarang mengintegrasikan tahap tanggap darurat, mitigasi risiko, sampai rekonstruksi pascabencana sekaligus. Prinsip build back better diterapkan supaya infrastruktur yang dibangun ulang, tak terkecuali di Aceh, lebih tahan menghadapi bencana serupa ke depan.

Meski begitu, Dody mengakui luasnya geografi Indonesia yang dipenuhi wilayah rawan bencana menuntut kolaborasi semua pihak. Sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah seperti Aceh, TNI-Polri, hingga masyarakat lokal jadi kunci agar pemulihan bisa berjalan optimal.

Lewat komitmen respons cepat dan penanganan terukur, Kementerian PU terus memastikan jaringan konektivitas serta sarana vital bisa segera pulih. Kecepatan langkah ini jadi bukti utama negara hadir sigap memulihkan kehidupan masyarakat terdampak, tak terkecuali di Aceh.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Terkini

Indeks