Pencarian

Harga Emas Antam Naik Rp 9.000 Jadi Rp 2.711.000 per Gram pada 13 Juni 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 • 09:45:31 WIB
Harga Emas Antam Naik Rp 9.000 Jadi Rp 2.711.000 per Gram pada 13 Juni 2026
Harga emas Antam naik Rp 9.000 menjadi Rp 2.711.000 per gram pada 13 Juni 2026.

ACEH — Kenaikan ini melanjutkan tren bullish emas dalam sepekan terakhir. Sejak awal pekan, harga emas Antam sudah menguat total Rp 26.000 per gram, mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Harga Buyback Ikut Terangkat ke Rp 2.439.000 per Gram

Bersamaan dengan kenaikan harga jual, harga buyback atau harga yang diterima saat menjual kembali emas batangan ke Antam juga naik. Buyback hari ini ditetapkan sebesar Rp 2.439.000 per gram, meningkat Rp 8.000 dari posisi Rp 2.431.000 pada Rabu (12/6/2026).

Selisih antara harga jual dan harga buyback—yang dikenal sebagai spread—masih berada di kisaran Rp 272.000 per gram. Angka ini merupakan biaya yang harus diperhitungkan investor jika berencana melakukan trading jangka pendek.

Pecahan 0,5 Gram Paling Terjangkau, 1.000 Gram untuk Kolektor

Antam menyediakan emas batangan dalam 15 variasi bobot, dari yang paling kecil hingga paling besar. Berikut daftar lengkap harga emas Antam hari ini:

  • 0,5 gram: Rp 1.405.500
  • 1 gram: Rp 2.711.000
  • 5 gram: Rp 12.830.000
  • 10 gram: Rp 25.605.000
  • 50 gram: Rp 127.295.000
  • 100 gram: Rp 254.512.000
  • 500 gram: Rp 1.270.820.000
  • 1.000 gram: Rp 2.541.600.000

Fakta Singkat Pergerakan Harga Emas Antam

  • Dalam sepekan: naik Rp 26.000 per gram
  • Dalam sebulan: naik Rp 74.000 per gram
  • Sepanjang 2026: sudah mencatatkan 12 rekor harga baru
  • Harga buyback tertinggi sepanjang masa: Rp 2.439.000 per gram (hari ini)

Sentimen Global Dorong Permintaan Logam Mulia

Kenaikan harga emas Antam sejalan dengan pergerakan harga emas dunia. Di pasar internasional, harga emas spot bergerak di level USD 2.380 per troy ounce, didorong oleh ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mulai memangkas suku bunga acuannya pada kuartal III-2026.

Pelemahan dolar Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir juga menjadi katalis positif. Indeks dolar AS (DXY) turun ke kisaran 104,5, membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain, termasuk rupiah.

Analis menilai momentum penguatan harga emas masih berpeluang berlanjut. Namun, investor tetap perlu mencermati volatilitas jangka pendek yang bisa dipicu oleh rilis data inflasi AS dan keputusan suku bunga bank sentral global.

Bagikan
Sumber: cnbcindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks