BANDA ACEH — Pertemuan ini menjadi forum untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah pusat dan daerah dalam memulihkan wilayah-wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh. Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi agar proses pemulihan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pemerintah tidak hanya fokus pada pemulihan infrastruktur yang rusak. Percepatan layanan publik serta pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga di daerah terdampak juga menjadi prioritas utama dalam rakor tersebut.
Pemulihan Tak Cuma Infrastruktur, Layanan Warga Jadi Prioritas
Menurut Tito, koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar program rehabilitasi dan rekonstruksi bisa terukur. Seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota, diminta bergerak bersama untuk mempercepat pelaksanaan program di lapangan.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyambut baik komitmen pemerintah pusat ini. Ia menilai forum tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat mitigasi ke depan.
Ancaman Bencana Makin Kompleks, Mitigasi Berbasis Gampong Didorong
Illiza mengakui tantangan bencana hidrometeorologi di Aceh semakin kompleks. Menurutnya, pemerintah daerah harus terus memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan wilayah melalui pembangunan yang adaptif terhadap risiko bencana.
“Forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat upaya mitigasi ke depan,” ujar Illiza dalam keterangan yang diterima redaksi.
Pemerintah Kota Banda Aceh, lanjut Illiza, berkomitmen mendukung program pengurangan risiko bencana. Penguatan infrastruktur perkotaan, peningkatan kapasitas masyarakat, serta pengembangan sistem mitigasi berbasis gampong menjadi strategi utama untuk mewujudkan kota yang tangguh dan berkelanjutan.
Target Efektivitas: Pemulihan Cepat dan Ketahanan Masyarakat
Melalui rakor ini, pemerintah berharap seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah direncanakan dapat terlaksana lebih efektif. Targetnya bukan hanya mempercepat pemulihan daerah, tetapi juga meningkatkan ketahanan masyarakat menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Rakor tersebut turut dihadiri oleh Muzakir Manaf serta unsur pelaksana penanggulangan bencana dari pemerintah pusat maupun daerah. Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memastikan proses pemulihan pascabencana di Aceh berjalan sesuai rencana.