SINGKIL — Informasi prakiraan cuaca tersebut diterbitkan Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda pada Jumat (6/11/2026), sehari sebelum periode hujan petir dimulai. Pola angin umumnya bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 4–20 knot.
Pada Sabtu (7/11), hujan petir berpotensi terjadi pada dini hari dan malam hari. Siang hingga sore, cuaca diprakirakan bervariasi dari berawan tebal sampai hujan ringan.
Puncak Hujan Petir Senin, Sejak Dini Hari hingga Sore
Memasuki Minggu (8/11), hujan petir berpotensi turun pada dini hari disertai peluang hujan ringan di sejumlah waktu, terutama pagi hingga malam. Adapun pada Senin (9/11), hujan petir diprakirakan terjadi sejak dini hari hingga sore, lalu hujan ringan pada malam hari.
Nasyithah mengatakan potensi hujan petir dapat muncul pada sore, malam hingga dini hari. Warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca.
Gelombang 2,5 Meter di Perairan Sabang hingga Simeulue
BMKG mengeluarkan informasi tinggi gelombang wilayah Aceh untuk periode 7–10 November 2026. Tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Sabang–Banda Aceh, perairan Aceh Besar–Meulaboh, dan perairan selatan Simeulue.
Perahu nelayan perlu mewaspadai kondisi angin apabila mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter. Kapal tongkang diminta meningkatkan kewaspadaan ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Perairan Aceh Singkil Diprakirakan Aman
Meski gelombang tinggi berpeluang muncul di sejumlah titik, Nasyithah menyampaikan kondisi perairan Aceh Singkil diprakirakan masih aman.
"Untuk wilayah perairan Aceh Singkil insyaallah aman," ujar Nasyithah saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
BMKG mengimbau masyarakat tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan kondisi perairan. Imbauan itu terutama ditujukan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun masyarakat yang bekerja di sektor kelautan dan perikanan.