ACEH — Joshua Baker, adik kandung striker Timnas Indonesia Mitchell Baker, mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20 di China di bawah asuhan pelatih Nova Arianto. Gelandang 17 tahun itu sebelumnya memperkuat Timnas Hong Kong U-20 dan U-23, sehingga kemunculannya di skuad Garuda Nusantara memicu spekulasi soal peluang membelot.
Joshua Baker terpantau berada dalam rombongan skuad Timnas Indonesia U-20 yang menjalani training camp di China. Kabar keikutsertaan pemain berusia 17 tahun itu pertama kali mencuat lewat unggahan akun Instagram @gabzstoballl, yang menyebut Joshua ikut berfoto bersama skuad asuhan Nova Arianto.
Kehadiran Joshua di pemusatan latihan tersebut mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, ia selama ini tercatat sebagai punggawa Timnas Hong Kong U-20 dan U-23, bukan bagian dari pembinaan usia muda Indonesia.
Joshua Baker Sudah Punya 3 Caps Bersama Hong Kong U-20
Data Transfermarkt mencatat Joshua Baker telah mengoleksi 3 caps bersama Timnas Hong Kong U-20. Ia juga sempat masuk pra-skuad senior Hong Kong untuk FIFA ASEAN Cup 2026, meski akhirnya dicoret pada tahap seleksi akhir.
Posisi Joshua di lapangan adalah gelandang serang yang juga bisa bermain sebagai winger. Profil itu membuat namanya relevan dengan kebutuhan Timnas Indonesia senior yang kini dilatih John Herdman.
Peluang Membelot ke Indonesia Masih Terbuka
Joshua sejatinya punya darah Indonesia, Hong Kong, dan Australia — sama seperti sang kakak. Bedanya, Mitchell Baker memilih membela Timnas Indonesia, sementara Joshua menempuh jalur Hong Kong.
Regulasi FIFA memberi ruang bagi Joshua untuk pindah federasi. Seorang pemain masih boleh membela negara leluhurnya selama belum berusia 21 tahun dan belum pernah tampil untuk timnas senior negara tersebut. Joshua kini 17 tahun dan belum menembus skuad senior Hong Kong.
John Herdman Butuh Gelandang Serang dan Winger
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman disebut tengah gencar mencari pemain baru, khususnya di sektor winger dan gelandang serang. Stok pemain di dua posisi itu dinilai belum memadai.
Jika serius menembus Timnas Indonesia, Joshua harus lebih dulu membuktikan kualitasnya di level U-20 atau U-23. Dorongan keluarga, terutama sang kakak yang sudah mapan di skuad senior, bisa menjadi faktor pendukung.
Pertanyaannya kini: apakah Joshua Baker benar-benar membelot dari Hong Kong mengikuti jejak Mitchell, atau tetap setia membela tim yang membesarkannya? Jawabannya baru akan terlihat dari keputusan sang pemain dan langkah federasi selanjutnya.