ACEH — Setiap orang tua pasti menunggu momen ketika si kecil pertama kali memanggil "mama" atau "papa". Namun, tahukah Bunda bahwa keterlambatan bicara atau yang sering disebut speech delay sering kali terlewatkan? Banyak keluarga memilih untuk menunggu kondisi ini membaik dengan sendirinya, padahal deteksi dini sangat menentukan tumbuh kembang anak selanjutnya.
Seperti Apa Tahapan Normal Kemampuan Bicara Anak?
Memahami tahapan perkembangan bicara anak adalah kunci untuk mengetahui apakah si kecil berada di jalur yang tepat. Pada rentang usia 13-18 bulan, anak umumnya mulai menggunakan kata sederhana seperti "mama" atau "mau" dan dapat memahami instruksi dasar.
Kemudian, ketika memasuki usia 19-24 bulan, kosakatanya akan berkembang pesat. Di usia ini, si kecil biasanya sudah mampu menggabungkan dua kata, seperti "mau susu" atau "ambil bola". Kemampuan ini tidak hanya soal jumlah kata, tetapi juga pemahaman bahasa dan penggunaan kata yang sesuai konteks kesehariannya.
Kapan Bunda Perlu Waspada dengan Speech Delay?
Jika di usia tersebut si kecil belum menunjukkan perkembangan yang disebutkan, Bunda perlu mulai waspada. Dokter Spesialis Anak Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Herlina, Sp.A, menegaskan bahwa kemampuan berbicara tidak hanya dinilai dari seberapa banyak jumlah kata yang diucapkan si kecil.
"Speech delay perlu dievaluasi untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan stimulasi atau intervensi yang sesuai. Semakin dini dikenali, semakin tepat dukungan yang dapat diberikan," jelas dr. Herlina.
Ada beberapa tanda penyerta yang harus membuat Bunda ekstra waspada. Konsultan Tumbuh Kembang Anak dari Mayapada Hospital Bandung, Dr. dr. Rodman Tarigan Girsang, Sp.A(K), M.Kes, menyebutkan gejala seperti anak tidak merespons ketika dipanggil atau kesulitan memahami instruksi sederhana patut diwaspadai.
"Kondisi tersebut dapat menunjukkan adanya keterlambatan pada aspek perkembangan lain sehingga perlu dievaluasi untuk menentukan stimulasi maupun intervensi yang sesuai," kata Rodman.
Apa Penyebab dan Langkah Penanganan yang Tepat?
Penting untuk diketahui, keterlambatan bicara bisa dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari gangguan pendengaran hingga masalah pada kemampuan komunikasi. Karena akar penyebabnya berbeda-beda, pendekatan medis yang diberikan juga harus disesuaikan dengan kondisi spesifik masing-masing anak.
Penanganan yang tepat tidak bisa disamaratakan. Evaluasi tumbuh kembang secara menyeluruh diperlukan untuk memetakan kebutuhan anak. Bunda bisa memulai dengan berkonsultasi ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan