Pencarian

Bireuen Gelar Pelatihan Manajemen Dayah, 20 Pengurus Didorong Beralih ke Tata Kelola Digital

Rabu, 26 Agustus 2026 • 13:59:31 WIB
Bireuen Gelar Pelatihan Manajemen Dayah, 20 Pengurus Didorong Beralih ke Tata Kelola Digital
Sebanyak 20 pengurus dayah di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan manajemen pendidikan yang digelar Dinas Pendidikan Dayah setempat.

BIREUEN — Sebanyak 20 pengurus dayah di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan manajemen pendidikan yang digelar Dinas Pendidikan Dayah (DPD) setempat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Syariat Islam (DSI) itu dibuka secara resmi oleh Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, SH., MM, Rabu (26/8) pagi.

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber yang membidangi tata kelola kelembagaan, yakni Anwar, SAg., MAP dan Irfan, SPd., MPd. Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan koleksi perpustakaan dengan aplikasi inlislite, manajemen dan tata kelola dayah, serta perencanaan pengembangan kelembagaan.

Menjawab Tantangan Tata Kelola di Era Digital

Ketua panitia yang juga menjabat Kabid Pembinaan dan Pendidikan Dayah, Asri, SE, menyebut pelatihan ini bertujuan memperkuat kemampuan pimpinan dayah dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program. "Kami ingin mendorong tertib administrasi dan tata kelola dayah yang profesional, mandiri, dan berkualitas," jelasnya.

Perhatian utama pelatihan ini tertuju pada transformasi digital. Pemkab Bireuen melalui DPD telah meluncurkan platform digital "Si-dayaH" (Sistem Informasi Digital Dayah) yang dinilai berhasil menata data sektoral dayah secara digital.

Data Digital Kunci Kebijakan yang Tepat Sasaran

Mulyadi menegaskan pelatihan ini menjadi langkah taktis untuk memperluas jangkauan transformasi digital hingga ke tingkat dayah. "Semangat digitalisasi jangan berhenti di dinas, tapi harus mengalir dan diterapkan langsung di setiap dayah," ujarnya mewakili Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST.

Pihaknya berharap pengurus dayah mampu mengelola administrasi secara elektronik, mulai dari pendataan santri, profil pengajar, status sarana-prasarana, hingga pengelolaan keuangan. "Manajemen dayah ke depan harus lebih efisien, transparan, cepat, dan akuntabel," tegas Mulyadi.

Keandalan data digital dari masing-masing dayah dinilai krusial bagi pemerintah daerah. Dengan sistem database yang terintegrasi, Dinas Pendidikan Dayah dapat merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, seperti penyaluran bantuan sarana-prasarana, beasiswa bagi santri miskin berprestasi, hingga insentif guru.

Selain itu, proses penentuan tipe akreditasi dayah oleh Badan Akreditasi Dayah Aceh (BADA) akan berjalan dengan akurasi tinggi dan berkeadilan karena didasarkan pada data riil yang valid atau berbasis bukti (evidence-based policy).

Peserta Diminta Serius Mengikuti Rangkaian Pelatihan

Mulyadi berpesan kepada para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Pelatihan ini menjadi ikhtiar nyata Pemkab Bireuen dalam mendorong akselerasi mutu pendidikan dayah dan transformasi pelayanan publik.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: metroaceh.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks