ACEH — Upacara penurunan Bendera Negara menjadi puncak rangkaian peringatan detik-detik Proklamasi yang digelar di halaman Istana Merdeka. Presiden Prabowo Subianto yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menerima langsung Sang Merah Putih dari tangan pembawa bendera, Neeltje Deliana Insjowi Werimon, pelajar SMA Negeri 8 Jayapura. Setelah diterima, Kepala Negara mencium bendera tersebut sebelum menyimpannya di tempat yang telah disediakan.
Deliana dari Papua Jadi Pembawa Bendera, Ini Formasi Utama Paskibraka
Deliana dipercaya memegang tugas paling prestisius dalam formasi Paskibraka tahun ini, yakni sebagai pembawa Bendera Negara. Ia mengawali prosesi dengan membawa Sang Merah Putih memasuki area upacara, kemudian menyerahkannya kepada Presiden untuk prosesi penurunan.
Tim Paskibraka yang bertugas pada upacara kali ini tergabung dalam tim bernama "Indonesia Adil Makmur". Selain Deliana, sejumlah nama menempati posisi kunci dalam formasi tersebut. Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Nusa Tenggara Timur (NTT), siswa SMA Katolik Giovanni Kupang, menjadi Komandan Kelompok 8. Adapun tugas sebagai pengerek bendera dipercayakan kepada Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, perwakilan NTB dari SMAN 1 Taliwang.
Posisi pembentang bendera diisi Mirza Rafi Navazani, pelajar SMAN 1 Sintang asal Kalimantan Barat. Sementara itu, Baruno Wicaksono dari Jawa Barat yang bersekolah di SMA Taruna Nusantara Cimahi bertugas sebagai Komandan Kelompok 17.
Kapten Pnb Bagus Setianto Pimpin Kompi Paskibraka
Komando tertinggi pasukan dipegang oleh Kapten Pnb Bagus Setianto, perwira TNI Angkatan Udara yang menjabat sebagai Kapokops Flight FGS Skadud 5 Wingud 5 Lanud Sultan Hasanuddin. Kehadirannya memastikan koordinasi dan formasi seluruh anggota Paskibraka berjalan sesuai protokol upacara militer.
Upacara penurunan bendera ini merupakan kelanjutan dari upacara pengibaran yang digelar pagi hari dengan puncak peringatan HUT ke-81 RI. Seluruh rangkaian berlangsung lancar dan khidmat, dihadiri sejumlah pejabat negara serta tamu undangan di lingkungan Istana Kepresidenan.
Prosesi penurunan bendera di Istana Merdeka menjadi tradisi tahunan yang menandai berakhirnya perayaan kemerdekaan secara resmi di tingkat nasional. Momen penciuman bendera oleh Presiden Prabowo menjadi sorotan tersendiri, mencerminkan penghormatan tertinggi kepala negara terhadap simbol kedaulatan RI.