BANDA ACEH — Ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan warga kembali memadati Pendopo Wali Kota Banda Aceh untuk mengikuti Kajian Dakwah Pendopo, Kamis (14/08/2026) malam. Kegiatan rutin ini menghadirkan penceramah Ustaz H Ahmad Rizal, Lc MA, yang mengingatkan jamaah tentang pentingnya meluruskan niat dalam bekerja.
Menurut Ustaz Ahmad Rizal, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tidak sekadar tugas administratif, melainkan dapat bernilai ibadah dan berpahala apabila dilakukan dengan penuh keikhlasan serta dilandasi ketakwaan. Pesan ini menjadi pengingat bagi para ASN yang hadir di tengah rutinitas pelayanan publik.
Pembacaan Yasin dan Tausiyah Jadi Pembuka Kegiatan
Acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama yang dipimpin Ustaz Rustandi Qamaruddin. Suasana khusyuk tampak menyelimuti pendopo sebelum rangkaian tausiyah dimulai.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wadah pembinaan rohani sekaligus upaya menumbuhkan keteladanan dan kepedulian di lingkungan pemerintahan. "Dengan adanya giat ini, semoga dapat menumbuhkan keteladanan, kepedulian, dan semangat menghadirkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas sebagai aparatur," ungkapnya.
Momentum Memperkuat Ukhuwah dan Silaturahmi
Kajian yang digelar rutin ini dinilai menjadi sarana efektif untuk mempererat ukhuwah antara ASN dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun di luar jam kerja diharapkan berdampak positif pada kualitas pelayanan publik di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.
Ustaz H Ahmad Rizal dalam tausiyahnya juga menekankan pentingnya membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menebarkan kebaikan di lingkungan masing-masing.
Ditutup dengan Doa Kafaratul Majelis
Rangkaian kegiatan Kajian Dakwah Pendopo kemudian ditutup dengan pembacaan doa kafaratul majelis. Melalui kegiatan ini, diharapkan para jamaah memperoleh tambahan ilmu dan semakin kuat dalam menebarkan manfaat bagi sesama di Kota Banda Aceh.