ACEH — Tim Elektromekanik PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) NTB bersama mitra kerja fokus mengganti keypoint di LBSM (LBS Metering) SMP 1 Mujur. Komponen ini dilaporkan mengalami malfungsi mekanik yang berpotensi mengganggu kinerja sistem distribusi jika dibiarkan.
Penggantian dilakukan dengan standar operasional prosedur (SOP) ketat, mulai dari persiapan, eksekusi, hingga pengujian fungsi. Tujuannya memastikan peralatan baru langsung beroperasi optimal dan menekan potensi gangguan di wilayah Lombok Tengah dan sekitarnya.
Makna Kemerdekaan: Layanan Andal, Ekonomi Tumbuh
Manager PLN UP2D NTB, Faris Fitrianto, menegaskan bahwa peremajaan infrastruktur ini adalah bentuk kontribusi nyata PLN kepada negara. "Kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang bagaimana kita menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu (13/8).
Faris menambahkan, keandalan jaringan ini penting untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi pelanggan. Pasokan listrik yang stabil menjadi fondasi bagi produktivitas masyarakat, terutama di tengah momentum perayaan kemerdekaan.
Modernisasi Berkelanjutan untuk NTB
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menyebut peremajaan keypoint ini sebagai bagian dari program pemeliharaan berkelanjutan. "Semangat kemerdekaan kami maknai dengan menghadirkan aksi nyata melalui peningkatan keandalan infrastruktur kelistrikan," kata Yondri.
PLN berkomitmen memperpanjang usia peralatan dan memodernisasi jaringan secara bertahap. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat.
Dengan penggantian keypoint di ULP Praya, PLN memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi lonjakan kebutuhan listrik, baik untuk perayaan HUT RI maupun kegiatan sehari-hari warga. Peralatan yang telah diperbarui diharapkan mampu melayani pelanggan dengan lebih andal dan minim gangguan.