TAPAKTUAN — Puluhan pengendara dan pelajar di wilayah hukum Polsek Tapaktuan mendapat pendampingan langsung dari personel kepolisian pada Selasa pagi (11/8/2026). Mereka diterjunkan ke titik-titik dengan mobilitas tinggi, mulai dari simpang jalan utama, area SPBU, hingga gerbang sekolah untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan.
Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya sekadar mengatur laju kendaraan. Mereka secara aktif membantu menyeberangkan anak sekolah dan warga yang hendak memulai aktivitas, sekaligus mengantisipasi titik rawan kecelakaan lalu lintas.
Edukasi Keselamatan Menyasar Pengendara Motor dan Mobil
Di sela-sela pengaturan arus, personel menyampaikan imbauan langsung kepada pengguna jalan. Pengendara sepeda motor diingatkan untuk memakai helm berstandar SNI, sementara pengemudi mobil diminta mengenakan sabuk pengaman.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas demi terciptanya Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Tapaktuan melalui keterangan resmi yang diterima Tribrata News Aceh Selatan.
Komitmen Polri Beri Rasa Aman di Jam Sibuk
Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., melalui Kapolsek Tapaktuan, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah agenda rutin yang menjadi komitmen institusi dalam memberikan pelayanan terbaik. Kehadiran personel di titik rawan kemacetan dan kawasan sekolah dinilai krusial untuk mendukung keselamatan pengguna jalan.
Dengan konsistensi pelaksanaan strong point pagi, Polsek Tapaktuan berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang berkelanjutan di wilayah hukum Polsek Tapaktuan.