BANDA ACEH — Prof. Dr. Heru Fahlevi, S.E., M.Sc., Ak., CA, meninjau langsung pelaksanaan UTBK PPG di gedung ICT Center USK, Rabu (5/8/2026). Kedatangannya disambut oleh Dekan FKIP, Koordinator PPG USK, dan sejumlah staf. Dalam pemantauannya, Prof. Heru menilai jalannya ujian berbasis komputer untuk calon pendidik tersebut sudah sangat baik.
Pesan Wakil Rektor: Bukan Sekadar Lulus Ujian
Di sela-sela peninjauan, Prof. Heru menegaskan bahwa output dari program PPG tidak boleh berhenti pada kelulusan administratif. Para lulusan nantinya diharapkan menjadi tenaga pendidik yang memiliki integritas dan kompetensi mumpuni.
"Kita berharap PPG USK mampu melahirkan guru yang profesional dan religius," ujar Prof. Heru dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).
Lebih lanjut, Wakil Rektor 1 itu menyampaikan komitmen USK dalam memberikan layanan terbaik pada setiap penyelenggaraan seleksi nasional. Hal ini penting karena peserta ujian tidak hanya berasal dari USK, tetapi juga lintas perguruan tinggi dan daerah.
"Kami ingin memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti ujian dalam suasana yang nyaman, adil, dan transparan. Apalagi, peserta ujian ini lintas perguruan tinggi dan daerah," kata Prof. Heru.
1.644 Peserta dan Tahapan Seleksi yang Harus Dilalui
Dekan FKIP USK, Dr. Amiruddin, M.Si., memaparkan bahwa kepercayaan sebagai kampus pelaksana PPG sudah diemban USK sejak belasan tahun silam. Pada tahun ini, antusiasme calon guru terbilang tinggi dengan total peserta mencapai 1.644 orang.
Ujian yang berlangsung serentak secara nasional ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, terhitung sejak 3 hingga 7 Agustus 2026. Hasil tes substantif akan diumumkan pada 26 Agustus 2026.
Namun, kelulusan pada tahap ini bukanlah akhir. Amiruddin menjelaskan, para peserta yang dinyatakan lolos masih harus melalui tes wawancara yang dijadwalkan pada awal September. Adapun pengumuman hasil akhir PPG dijadwalkan pada 21 September 2026.
Target Lulusan: Cerdas Akademik dan Tanggap Sosial
Dekan FKIP USK berharap para calon pendidik yang nantinya dinyatakan lulus adalah mereka yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepakaran yang terampil. Kemampuan bersosialisasi dalam kehidupan masyarakat juga menjadi syarat penting yang ditekankan.
"Kami berharap para calon peserta PPG di USK benar-benar calon guru yang profesional, pintar secara akademik, terampil secara kepakaran, dan mampu bersosialisasi dalam kehidupan masyarakat dalam berbagai kondisi," harap Amiruddin.