MEULABOH — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Aceh Barat meluas hingga mencakup tiga kecamatan dengan total luas area terbakar mencapai 9 hektare. Peristiwa ini tidak hanya merusak vegetasi tanaman, tetapi juga mengganggu pernapasan pengguna jalan dan warga di sekitar lokasi kebakaran. Hingga Senin (20/7/2026), tim gabungan masih berjibaku memadamkan api yang tersisa di empat desa.
Persebaran Titik Api di Lima Lokasi
Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Barat mencatat lima titik api tersebar di tiga kecamatan. Di Kecamatan Meureubo, kebakaran melanda 0,5 hektare lahan di Desa Gunong Kleng. Sementara itu, Kecamatan Samatiga menjadi wilayah dengan dampak terluas, yakni 3 hektare di Desa Cot Seumeureung dan 3 hektare di Desa Paya Lumpat.
Dua titik lainnya berada di Kecamatan Johan Pahlawan, meliputi 0,5 hektare di Desa Lapang dan 2 hektare di Desa Ujong Beurasok. "Kondisi terakhir, titik api di Desa Gunong Kleng sudah padam total," ujar pihak BPBD Aceh Barat.
Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap
Kebakaran ini menimbulkan dampak langsung bagi warga. Kabut asap yang tebal mengganggu pernapasan pengguna jalan dan masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi kebakaran. Vegetasi tanaman di area terdampak juga dilaporkan mengalami kerusakan parah.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa atau warga yang harus dievakuasi akibat peristiwa ini. Namun, BPBD mengimbau warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama di wilayah yang masih diselimuti asap.
Tim Gabungan Dikerahkan, Penanganan Capai 35 Persen
Upaya pemadaman melibatkan personel dari BPBD Aceh Barat, TNI, Polri, masyarakat, serta Unit Kegiatan Mahasiswa Peduli Kebencanaan (UKM PK) Universitas Teuku Umar. BPBD mengerahkan dua unit armada water supply, dua unit armada Damkar, satu unit D-Max, satu unit mesin air, serta dua unit armada pemadam dari Batalyon Infanteri 116 Garda Samudra.
"Karhutla yang berada di Desa Cot Seumeureung, Paya Lumpat, Lapang, dan Desa Leuhan atau Ujong Beurasok masih dalam proses penanganan dan sudah 35 persen tertangani," jelas pihak BPBD. Tim di lapangan terus berupaya memperluas area pemadaman agar api tidak kembali meluas ke permukiman warga.