ACEH — Keputusan tegas diambil Tuchel di tengah kekhawatiran akan kondisi panas di Amerika Serikat yang memaksa FIFA memberlakukan water break di setiap pertandingan. Pelatih asal Jerman berusia 52 tahun itu tetap pada pendiriannya bahwa The Three Lions harus bermain dengan intensitas tinggi sejak menit awal.
Keputusan Tuchel: Karakter Fisik Lebih Penting dari Cuaca
Sejak menukangi Inggris pada Januari 2025, Tuchel selalu menekankan kekagumannya pada aspek fisik sepak bola Inggris. Karakter bertenaga itulah yang mendasari pemilihan 26 pemain dalam skuadnya saat ini.
“Kami memiliki kelompok pemain yang muda dan berani. Kami ingin aktif dengan bola. Mari kita tunjukkan karakter dan keyakinan kita,” ujar mantan pelatih Chelsea itu, seperti dilansir BBC.
Keberuntungan di Laga Perdana: Stadion Ber-AC
Beruntung bagi Inggris, laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 melawan Kroasia akan digelar di Dallas Stadium, Texas, AS. Stadion tertutup ini dilengkapi fasilitas pendingin ruangan (AC), membuat Tuchel optimistis anak asuhnya bisa langsung menerapkan strategi menekan sejak awal.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (18/6) dini hari WIB.
Riset FA: Penurunan Sprint Hanya 10-15 Persen
Meski demikian, Tuchel tidak menampik para pemainnya sempat kepanasan saat menjalani pemusatan latihan di Kansas City. Namun, ia tetap teguh pada pendiriannya.
“Saya belum siap mengubah gaya bermain hanya karena faktor cuaca yang tidak bisa kami kendalikan. Itu hanya akan membuang-buang kelebihan yang kami miliki,” tegasnya.
Berdasarkan riset FA saat Piala Dunia Antarklub tahun lalu, cuaca panas terbukti menurunkan volume dan intensitas sprint pemain sekitar 10 hingga 15 persen. Namun, riset itu juga menyimpulkan penurunan tersebut tidak sampai mengubah esensi gaya bermain sebuah tim.
Water Break Jadi Peluang Taktis
Tuchel justru melihat water break sebagai kesempatan bagi pelatih untuk memberikan instruksi taktis di tengah babak. Aturan ini, menurutnya, bisa mengubah jalannya laga sekaligus menjadi momen strategis yang harus dimanfaatkan.