Pencarian

Microsoft Moonraker: Smartwatch Windows Phone yang Batal Rilis, Tampil Lebih Maju dari Zamannya

Minggu, 14 Juni 2026 • 02:59:31 WIB
Microsoft Moonraker: Smartwatch Windows Phone yang Batal Rilis, Tampil Lebih Maju dari Zamannya
Prototipe smartwatch Microsoft Moonraker dengan desain Metro yang batal diluncurkan pada 2015.

ACEH — Sepuluh tahun lalu, tepatnya Juni 2015, jagat gadget dihebohkan oleh bocoran gambar sebuah smartwatch misterius dari Microsoft. Perangkat berkode nama Moonraker dengan nomor model LS-50 itu bukan sekadar konsep biasa—ia adalah prototipe fungsional yang nyaris menjadi kenyataan. Gambar-gambar tersebut pertama kali muncul di akun Tumblr milik Pei-Chi Hsie, seorang desainer Microsoft, dan kemudian disebarluaskan oleh pembocor kenamaan Evan Blass alias @evleaks.

Spesifikasi dan Antarmuka yang Berbeda

Dari gambar yang beredar, Moonraker mengusung desain persegi panjang dengan warna-warna cerah yang khas era Windows Phone. Antarmukanya mengadopsi bahasa desain Metro—kotak-kotak dinamis (live tiles) yang menjadi ciri khas sistem operasi tersebut. Bukan jam tangan bulat minimalis ala kompetitor, Moonraker justru tampil playful dan penuh karakter.

Fitur yang diunggulkan cukup canggih untuk zamannya. Smartwatch ini dikabarkan mampu membaca notifikasi teks hanya dengan gerakan mengangkat pergelangan tangan. Sebaliknya, menurunkan tangan akan mematikan layar secara otomatis. Sebuah pendekatan interaksi yang kini menjadi standar di hampir semua jam tangan pintar modern.

Nasib Moonraker: Dibekukan Setelah Akuisisi Nokia

Menurut informasi yang dihimpun The Verge, Moonraker seharusnya diluncurkan bersamaan dengan Lumia 930. Namun, rencana itu batal total setelah Microsoft resmi mengambil alih divisi perangkat dan jasa Nokia. Strategi wearable Microsoft pun berubah drastis. Alih-alih meluncurkan jam tangan, perusahaan asal Redmond itu justru merilis Microsoft Band, gelang kebugaran yang berfokus pada kesehatan dan olahraga.

Daniel Rubino, Editor-in-Chief Windows Central yang saat itu meliput perangkat ini, menulis bahwa Moonraker adalah "glimpse into an alternate timeline." Menurutnya, smartwatch ini menunjukkan betapa dekatnya Microsoft dengan strategi wearable yang matang, bertahun-tahun sebelum Apple Watch mengubah peta persaingan. "A smartwatch with personality, color, and a UI that leaned into the Metro design language instead of running from it," tulis Rubino.

Warisan yang Terlupakan

Setelah gambar-gambar Moonraker viral, akun Tumblr milik Pei-Chi Hsie langsung menghapus unggahan tersebut. Hingga kini, Microsoft belum pernah mengonfirmasi secara resmi alasan pasti pembatalan proyek ini. Yang jelas, Moonraker menjadi salah satu bukti bahwa Microsoft sempat memiliki visi wearable yang ambisius dan penuh gaya, namun kandas di tengah jalan.

Satu dekade berselang, Moonraker bukan sekadar barang antik digital. Ia adalah pengingat bahwa kadang, produk terbaik justru tidak pernah sampai ke tangan konsumen. Bagi para penggemar Windows Phone yang setia, jam tangan ini adalah "what could have been" yang paling menyakitkan sekaligus paling indah untuk dikenang.

Bagikan
Sumber: windowscentral.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks