BANDA ACEH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh mencatat total enam jemaah asal provinsi itu meninggal dunia di Tanah Suci. Korban terbaru adalah Ibrahim Bin Abdul Kadir Nuh (74), jemaah Kloter 10 asal Kabupaten Pidie yang mengembuskan napas terakhir di RS King Abdul Aziz pada Minggu kemarin.
Lima Jemaah Meninggal Sejak 26 Mei, Tiga dari Kloter 13
Sebelum Ibrahim, lima jemaah lainnya wafat dalam rentang waktu 26 hingga 31 Mei. Data PPIH menyebutkan tiga dari enam korban berasal dari Kloter 13, yakni Aminah Ahmad (76) asal Pidie Jaya, Siti Salmijah (83) asal Pidie Jaya, dan Maimunah Yusuf Ali (72) asal Aceh Tamiang. Dua jemaah lainnya adalah Sulasry Abdul Gani (74) asal Bireuen dan Nurwaida Muhammad Yusuf (76) asal Bireuen.
Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, mengonfirmasi bahwa penyebab meninggalnya seluruh jemaah adalah faktor kesehatan. "Rata-rata mereka menderita sakit jantung hingga gangguan paru-paru," ujarnya di Banda Aceh, Senin (1/6).
Dimakamkan di Dua Pemakaman Berbeda
Lima jenazah telah dimakamkan di dua lokasi di Makkah. Tiga jemaah—Aminah Ahmad, Siti Salmijah, dan Maimunah—dikebumikan di Pemakaman Syariah. Dua lainnya, Nurwaida Muhammad Yusuf dan Sulasry Abdul Gani, dimakamkan di Pemakaman Saraya Suhada Al Haram. Sementara lokasi pemakaman Ibrahim Bin Abdul Kadir Nuh belum dilaporkan.
Keluarga Diminta Ikhlas, Doa untuk Haji Mabrur
Arijal menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para jemaah. "Semoga almarhum dan almarhumah diampuni segala dosanya, ditempatkan di surga Allah SWT, serta memperoleh predikat haji mabrur," katanya dalam keterangan resmi.
Ia juga meminta keluarga yang ditinggalkan untuk bersabar. "Dan kepada pihak keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan serta keikhlasan dalam menghadapi kepergian almarhum dan almarhumah," tambah Arijal.
Hingga berita ini diturunkan, PPIH Embarkasi Aceh masih memantau kondisi jemaah lainnya yang tengah menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Jemaah lanjut usia dengan riwayat penyakit degeneratif menjadi perhatian khusus petugas kesehatan kloter.