TAPAKTUAN — Hamparan pasir putih keabu-abuan, air laut yang jernih, dan ombak yang tenang menjadi daya tarik utama Desa Wisata Lhok Rukam di Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Kawasan yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia ini disebut-sebut sebagai surga tersembunyi di pesisir barat Aceh.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan Muchsin mengatakan desa wisata ini merupakan kawasan kuliner yang menawarkan pemandangan eksotis. "Suasana ini menciptakan tempat yang sempurna untuk bersantai sambil menikmati suara deburan ombak," kata Muchsin di Aceh Selatan, Senin.
Sate Lolak: Kuliner Khas yang Masuk Nominasi API 2026
Salah satu ikon kuliner yang menjadi favorit di Lhok Rukam adalah sate lolak. Hidangan khas Aceh Selatan ini mulai dipromosikan secara massif melalui ajang Aceh Culiner Festival (ACF) 2022.
Muchsin menambahkan, pada tahun ini sate lolak berhasil masuk menjadi Kuliner Tradisional dalam Nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2026. "Mohon dukungan dari berbagai pihak agar Kabupaten Aceh Selatan dapat meraih prestasi gemilang," pungkasnya.
Lokasi Strategis dan Akses Mudah dari Pusat Kota
Desa Wisata Lhok Rukam hanya berjarak sekitar 20 menit perjalanan dari Kantor Bupati Aceh Selatan di Tapaktuan ke arah Medan, Sumatera Utara. Lokasinya yang dekat dengan pusat perkotaan membuat destinasi ini mudah dijangkau wisatawan.
Selain menyajikan aneka seafood, kawasan ini juga menawarkan keindahan alam yang sulit dilukiskan. Mulai dari laut yang bening, pemandangan tebing karang yang dramatis, hingga pegunungan yang menyejukkan mata.
Potensi Ekonomi dari Pengelolaan Desa Wisata
Muchsin menekankan bahwa keberadaan desa wisata ini menjadi pertanda positif bagi lingkungan alam Aceh Selatan. "Ini merupakan pertanda bahwa Aceh Selatan memiliki lingkungan alam yang indah serta memiliki isi yang beragam dan menarik apabila dikelola dengan baik," ujarnya.
Menurutnya, ketika sebuah desa dapat dijadikan tempat wisata yang menarik, manfaat yang didapat akan berkali-kali lipat bagi masyarakat setempat dan daerah. Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan pun terus menggencarkan promosi wisata alam untuk menarik lebih banyak kunjungan.