ACEH — Perombakan tidak hanya terjadi di posisi puncak. Ahmad Fauzie Nur masuk menggantikan Avianto Istihardjo sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Ardian Cholid juga mengisi pos anyar sebagai Direktur Operasi.
Corporate Secretary Holding BUMN Danareksa menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi sebelumnya. "Kami berterima kasih atas dedikasi dan kerja keras para pejabat lama selama memimpin perusahaan," ujarnya dalam keterangan resmi.
Perubahan di Jajaran Direksi
Dua nama lain yang sebelumnya masuk dalam struktur direksi—Rizwan Rizal Abidin dan Adi Pamungkas Daskian—tidak lagi tercantum dalam susunan terbaru. Sementara itu, Chris Soemijantoro dan Andi Seto Gadhista Asapa tetap bertahan.
Chris Soemijantoro kini menjabat sebagai Direktur Bisnis. Andi Seto masih dipercaya sebagai Direktur SDM dan Hukum. Berikut susunan lengkap direksi PT Danareksa (Persero) yang berlaku efektif sejak 25 Mei 2026:
- Direktur Utama: Ngurah Wirawan
- Direktur Bisnis: Chris Soemijantoro
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Ahmad Fauzie Nur
- Direktur SDM dan Hukum: Andi Seto Gadhista Asapa
- Direktur Operasi: Ardian Cholid
Latar Belakang Perombakan
Perombakan ini terjadi di tengah upaya Danareksa memperkuat struktur organisasi sebagai holding BUMN. Perusahaan yang membawahi sejumlah anak usaha ini tengah mendorong sinergi dan efisiensi di berbagai lini bisnis.
Manajemen belum merinci secara spesifik target kinerja yang dibebankan kepada jajaran direksi baru. Yang jelas, penyegaran ini diharapkan membawa arah baru bagi Danareksa ke depannya.
Dengan komposisi direksi yang baru, Danareksa kini memiliki kombinasi wajah lama dan baru. Ngurah Wirawan sebagai nahkoda anyar akan langsung dihadapkan pada tantangan mengakselerasi kinerja perusahaan di bawah payung holding BUMN.