ACEH — Bazar yang dirangkaikan dengan senam bersama dan fun games ini bukan sekadar seremonial. PJM menempatkan pelaku UMKM sebagai bagian dari ekosistem bisnis yang terus didorong untuk mandiri dan memperluas jangkauan pasar.
Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko PJM, Aris Subagyo, menyebut pembinaan ini merupakan kontribusi nyata perusahaan terhadap penguatan ekonomi lokal. Menurutnya, sejumlah pelaku UMKM binaan yang tadinya mengelola usaha skala rumahan kini mulai memiliki tempat usaha sendiri yang lebih layak.
“Pembinaan UMKM adalah langkah nyata mendukung perekonomian lokal untuk terus berkembang, bisa mandiri,” kata Aris melalui keterangan resmi yang diterima redaksi, Sabtu (15/8/2026).
Ia menambahkan, semangat kemerdekaan diwujudkan lewat kebersamaan dan kontribusi nyata di lingkungan Pelindo Group. Kolaborasi antara manajemen dan pekerja dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.
Senior Vice President Sekretaris Perusahaan PJM, Tubagus Patrick, menegaskan kehadiran para pelaku UMKM membuktikan bahwa peringatan kemerdekaan bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menyebut pelaku UMKM bukan sekadar pelengkap acara.
“Hadirnya pelaku-pelaku UMKM di acara ini adalah bukti nyata bagaimana PJM menghadirkan perayaan kemerdekaan sebagai gerakan bersama seluruh rakyat Indonesia. Pelaku UMKM adalah bagian dari perayaan kemerdekaan, bukan hanya sekadar seremoni. Kita adalah bangsa yang terus bergerak,” tuturnya.
PJM menilai pengembangan UMKM ini sejalan dengan arah transformasi BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia. Fokus pada konsolidasi, pengembangan sumber daya manusia, inovasi, serta penciptaan nilai yang berorientasi daya saing global menjadi kerangka besar dari pembinaan yang dilakukan.
Produk yang dipasarkan dalam bazar tersebut merupakan barang unggulan yang dinilai memiliki kualitas dan daya saing. Dengan melibatkan UMKM dalam perayaan hari kemerdekaan, PJM berharap cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur dapat diwujudkan melalui perubahan positif di berbagai sektor.
“Bangsa yang berdaulat, adil dan makmur seharusnya menjadi kompas perjalanan kita bersama. Perubahan baik sedang terjadi di sekitar kita dan hal itu terlihat dari pelaku-pelaku UMKM yang hadir hari ini,” pungkas Tubagus Patrick.