ACEH SINGKIL — Masyarakat yang hendak menyeberang dari Aceh Singkil menuju Pulau Banyak atau sebaliknya pada Rabu (19/8) perlu memperhatikan jadwal kapal yang telah diterbitkan. Lintasan ini merupakan jalur vital penghubung dua wilayah yang hanya bisa ditempuh melalui laut.
Kapal penyeberangan dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Aceh Singkil menuju Pulau Banyak pada pagi hari. Waktu tempuh perjalanan laut ini bervariasi tergantung kondisi cuaca dan jenis kapal yang beroperasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal dari Pelabuhan Aceh Singkil dijadwalkan berangkat lebih dulu. Penumpang diminta hadir lebih awal untuk proses pembelian tiket dan pemeriksaan barang bawaan sebelum kapal bertolak.
Sementara itu, kapal dari Pulau Banyak dijadwalkan berangkat setelah tiba di pelabuhan tujuan. Penumpang dari arah kepulauan diimbau untuk memantau pengumuman resmi di pelabuhan setempat karena jadwal bisa menyesuaikan kondisi gelombang.
Tarif penyeberangan untuk penumpang dewasa lintas Aceh Singkil-Pulau Banyak dibanderol puluhan ribu rupiah per orang. Tarif ini belum termasuk biaya tambahan untuk kendaraan roda dua maupun roda empat yang ikut diangkut.
Petugas pelabuhan mengingatkan penumpang untuk tidak membawa barang berbahaya seperti bahan mudah terbakar di dalam kabin. Barang bawaan yang berlebihan akan dikenakan biaya tambahan sesuai ketentuan yang berlaku di kapal.
Cuaca di perairan barat Aceh belakangan ini kerap berubah secara mendadak. Penumpang diimbau memakai jaket pelampung yang tersedia dan mengikuti arahan kru kapal selama perjalanan berlangsung.
Calon penumpang yang ingin memastikan jadwal terkini atau menanyakan ketersediaan tiket dapat menghubungi kantor ASDP cabang Aceh Singkil. Informasi juga bisa didapat langsung di loket pelabuhan pada hari keberangkatan.
Perlu dicatat, jadwal ini berlaku untuk Rabu (19/8) dan bisa berubah sewaktu-waktu apabila terjadi cuaca buruk atau kondisi laut tidak memungkinkan untuk berlayar. Keputusan akhir tetap berada di tangan nahkoda kapal demi keselamatan seluruh penumpang.