ACEH — CEO & Chief Editor Warta Ekonomi Group, Muhammad Ihsan, menegaskan bahwa di era artificial intelligence (AI) dan maraknya misinformasi, reputasi menjadi aset paling mahal bagi korporasi. “Kepercayaan merupakan aset penting bagi setiap organisasi. Karena itu, perusahaan tidak hanya dituntut memiliki kinerja yang baik, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang akurat dan bertanggung jawab,” ujarnya di sela acara.
Ihsan menambahkan, peran BUMN kian strategis dalam transformasi ekonomi nasional. Kinerja yang tumbuh harus seiring dengan dampak sosial yang luas, bukan hanya mengejar keuntungan semata.
Proses seleksi tahun ini terbilang ketat. Warta Ekonomi melakukan riset independen dan media monitoring terhadap 96 BUMN beserta entitas anaknya. Penilaian mencakup tiga aspek utama: kinerja keuangan, reputasi perusahaan, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Untuk kategori Top Leader, tim penilai mengevaluasi 145 pemimpin perusahaan dari berbagai sektor. Hasilnya, sejumlah nama besar berhasil membawa pulang piala bergengsi. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dinobatkan sebagai Best State-Owned Enterprise 2026 for Providing Practical and Integrated Banking Experience through Digital Transformation. Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) diganjar penghargaan berkat perluasan akses layanan keuangan melalui penyaluran kredit produktif.
Di sektor pembiayaan dan asuransi, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meraih penghargaan khusus karena dinilai sukses menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan misi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adapun PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) diapresiasi atas kontribusinya dalam memperkuat pembangunan daerah melalui kolaborasi strategis.
Penghargaan ini dinilai penting karena membuktikan bahwa BUMN tidak hanya berorientasi pada laba, tetapi juga menjadi motor pemerataan ekonomi di daerah.
Deputi Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Badan Komunikasi (Bakom) RI, Fahd Pahdepie, yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi khusus kepada Warta Ekonomi. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengakuan atas kerja keras para pemimpin BUMN yang berhasil membangun reputasi dan menjaga kepercayaan publik.
“Selamat dan apresiasi saya sampaikan kepada Warta Ekonomi atas konsistensinya menyelenggarakan ajang penghargaan ini. Penghargaan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan BUMN dan para pemimpin yang berhasil membangun reputasi, menjaga kepercayaan publik, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tutur Fahd.
Ia juga mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan komunikasi yang jujur, transparan, dan bertanggung jawab sebagai fondasi menuju Indonesia yang semakin maju.
Dengan raihan ini, Warta Ekonomi berharap BUMN semakin terdorong untuk berinovasi dan memperkuat tata kelola. Targetnya jelas: menjadikan perusahaan pelat merah sebagai mesin pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.