Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Aceh yang membuka bimtek menekankan UKPBJ tidak boleh berhenti pada fungsi administrasi. Unit ini dituntut menjadi pusat konsultasi, pendampingan, dan inovasi pengadaan yang profesional serta berintegritas.
Level 4 (Strategis) merupakan level tertinggi dalam kapabilitas UKPBJ versi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Capaian ini menandakan bahwa unit pengadaan tidak hanya patuh prosedur, tetapi mampu menjadi mitra strategis bagi pimpinan daerah dalam merancang belanja yang efisien.
“UKPBJ harus menjalankan tata kelola pengadaan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas. Ini bukan hanya soal angka, tapi soal bagaimana uang rakyat dibelanjakan,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan dalam sambutannya.
Bimtek ini diikuti jajaran BPBJ Setda Aceh dan perwakilan UKPBJ dari 23 kabupaten/kota. Salah satu agenda utama adalah menyamakan persepsi tentang standar dokumen pengadaan, penggunaan e-katalog, serta percepatan realisasi belanja produk dalam negeri dan UMKM.
Pemerintah Aceh mencatat, tata kelola pengadaan yang modern berdampak langsung pada kualitas belanja pemerintah. Transparansi proses juga menjadi kunci untuk menekan potensi penyimpangan di sektor yang rawan korupsi ini.
Hingga saat ini, beberapa UKPBJ di Aceh sudah berada di Level 3 (Proaktif). Bimtek ini dirancang agar tidak ada daerah yang tertinggal, terutama kabupaten dengan kapasitas SDM pengadaan yang masih terbatas.
“Kami ingin seluruh UKPBJ di Aceh setara. Level 3 dulu yang dipertahankan, lalu kita dorong bersama ke Level 4. Kalau ada satu saja yang lemah, maka ekosistem pengadaan di Aceh timpang,” tambahnya.
Perbaikan tata kelola pengadaan barang dan jasa pada akhirnya menyentuh pelayanan publik. Proyek infrastruktur desa, pengadaan alat kesehatan di puskesmas, hingga distribusi bantuan sosial—semua bergantung pada seberapa cermat UKPBJ bekerja.
Dengan target Level 4, Pemprov Aceh berharap proses pengadaan tidak lagi molor, anggaran tidak bocor, dan produk lokal lebih banyak terserap. Bimtek ini merupakan bagian dari penguatan sistem yang langsung dirasakan masyarakat.