BIREUEN — Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Anwar, yang akrab disapa Cek Wan, dipercayakan Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, ST, sebagai Ketua Seksi Perayaan Maulid pada kepanitiaan HUT ke-27. Cek Wan menyebut persiapan logistik dan rangkaian acara terus dimatangkan menjelang hari pelaksanaan.
Selain Bu Kulah, panitia menyiapkan Kuwah Kari Daging Sapi khas Bireuen sebagai pelengkap hidangan kenduri. Lima ekor sapi pilihan akan dimasak langsung di lokasi menggunakan 20 kuali besar, melibatkan juru masak profesional dengan racikan bumbu dan rempah khas daerah.
41 Tenda Kerucut Didirikan Mengelilingi Lapangan Upacara
Puluhan tenda kerucut akan berdiri mengelilingi lapangan upacara di belakang Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen. Sebanyak 41 tenda disiapkan untuk mendukung pelaksanaan kenduri sekaligus menjadi ruang berkumpul masyarakat dan berbagai unsur yang terlibat.
Semangat kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam perayaan tahun ini. Pemkab Bireuen mengundang khusus 200 anak yatim dari 17 kecamatan untuk menikmati hidangan Maulid bersama.
"Selain kebersamaan dalam kenduri, inti dari ajaran Rasulullah adalah kepedulian sosial. Karena itu, Pemkab Bireuen juga akan mengundang khusus 200 anak yatim dari 17 kecamatan untuk menyantap hidangan bersama, sekaligus menerima santunan dari gaji Bupati Bireuen yang diterima selama tahun 2026," ungkap Cek Wan.
Santunan Berasal dari Gaji Bupati Mukhlis Sepanjang 2026
Santunan bagi anak-anak yatim tersebut bersumber dari gaji Bupati Bireuen, Mukhlis, selama tahun 2026. Skema ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dirancang panitia untuk menegaskan dimensi sosial dalam peringatan Maulid.
Nuansa religius akan terasa melalui penampilan tim zikir pilihan dari Kabupaten Bireuen. Mereka tampil di panggung zikir yang berada di tengah lapangan untuk mengiringi rangkaian kegiatan dengan lantunan selawat dan zikir.
Tablig Akbar di Masjid Agung Sulthan Jeumpa Malam Hari
Rangkaian "Bireuen Berselawat" berlanjut pada malam hari melalui kegiatan Syiar dan Dakwah (Tablig Akbar) yang dipusatkan di Kompleks Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen. Tablig akbar menghadirkan penceramah nasional dari Jakarta.
Sebelum tausiah dimulai, acara akan diawali penampilan Tim Hadrah dari dayah lokal. Cek Wan berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan menjadi momentum kebersamaan bagi masyarakat Bireuen.
"Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Bireuen agar perhelatan 'Bireuen Berselawat' ini berjalan lancar, tertib, dan membawa keberkahan bagi daerah kita tercinta," ujarnya.