Pencarian

Dispusip Aceh Singkil Latih 150 Guru dan Pustakawan Kelola Informasi, Digelar 23-25 September 2026

Kamis, 24 September 2026 • 08:17:01 WIB
Dispusip Aceh Singkil Latih 150 Guru dan Pustakawan Kelola Informasi, Digelar 23-25 September 2026
Kepala Dispusip Aceh Singkil Suyatno membuka bimtek literasi informasi bagi 150 guru dan pustakawan, Rabu, 23 September 2026.

SINGKIL — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Singkil, Suyatno, membuka langsung kegiatan bimtek tersebut. Peserta dari kalangan pustakawan, tenaga perpustakaan, dan pegiat literasi mengikuti sesi pada dua hari berikutnya, 24-25 September 2026.

Materi yang diberikan mencakup konsep dasar literasi informasi, kebutuhan dan penelusuran informasi, sumber informasi, analisis dan sintesis, evaluasi, hingga penyajian atau diseminasi informasi.

Mengapa Literasi Informasi Jadi Prioritas Dispusip Aceh Singkil

Suyatno menyebut pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas peserta dalam mengelola informasi. Menurutnya, kemampuan itu harus diikuti dengan jejaring antara sekolah, lembaga perpustakaan, dan masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kami berharap dapat memperkuat kapasitas para pustakawan, tenaga perpustakaan, guru, serta pegiat literasi agar mampu mengelola informasi dengan benar, akurat, dan beretika," kata Suyatno saat membuka kegiatan, Rabu, 23 September 2026.

Ia menambahkan, program ini diarahkan untuk membangun kemampuan literasi yang inklusif sekaligus mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi.

Siapa Narasumber Bimtek Literasi Informasi Aceh Singkil

Bimtek menghadirkan tiga narasumber. Pertama, Dosen Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh sekaligus Ketua Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Aceh, Nazaruddin MLIS PhD.

Kedua, Dosen Prodi Ilmu Perpustakaan T Mulkan Safri MIP. Ketiga, praktisi sekaligus Direktur Aceh Library Consultant (ALC), Arkin SIP. Kegiatan dipandu reporter RRI Aceh Singkil, Salihin Barus.

Harapan Agen Literasi di Setiap Lingkungan

Suyatno berharap peningkatan kapasitas peserta dapat berlanjut di lingkungan masing-masing, baik sekolah, perpustakaan, pemerintahan, maupun masyarakat.

"Kita berharap kegiatan ini dapat membentuk agen-agen literasi yang inovatif, kreatif, dan inspiratif di setiap lingkungan di manapun kita berada," tambahnya.

Ke depan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Singkil akan mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi lintas sektor.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks