Pencarian

Duel Megawati vs Vanja Bukilic di Liga Voli Korea: Bukan Sekadar Gengsi, Melainkan Perburuan Gelar Mesin Poin

Selasa, 18 Agustus 2026 • 00:39:30 WIB
Duel Megawati vs Vanja Bukilic di Liga Voli Korea: Bukan Sekadar Gengsi, Melainkan Perburuan Gelar Mesin Poin
Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic akan kembali berhadapan sebagai opposite hitter di Liga Voli Korea musim ini.

ACEH — Kembalinya Megawati Hangestri ke Korea V League memastikan salah satu rivalitas paling menarik di kompetisi voli Korea Selatan musim depan. Pemain asal Indonesia itu memilih bergabung dengan Suwon Hyundai E&C Hillstate. Sementara itu, Vanja Bukilic, yang sempat setahun berkarier di Eropa, resmi kembali membela Red Sparks.

Kedua pemain sama-sama berposisi sebagai opposite hitter, pemburu poin utama di timnya masing-masing. Jalan menuju rivalitas ini ternyata sudah terbentuk sebelum mereka sempat satu tim.

Asal Mula Persaingan: Psy War Sebelum Berseragam Sama

Musim 2023/2024 menjadi titik awal persaingan mereka. Saat itu Megawati baru mengawali karier di Korea dengan memperkuat Red Sparks, sementara Bukilic menjadi andalan Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass. Di lapangan, Bukilic kerap melancarkan tekanan psikologis atau psy war kepada Megawati untuk mengganggu konsentrasinya.

Namun, takdir mempertemukan mereka di musim berikutnya. Alih-alih terus berseteru, keduanya justru menjadi rekan setim di Red Sparks dan bersama-sama membentuk lini serang yang menakutkan.

Perpisahan dan Jalan yang Berbeda

Kebersamaan itu hanya bertahan satu musim. Bukilic memilih kembali ke Eropa, sementara Megawati sempat menjadi sorotan dengan masa depannya yang tidak menentu. Kini keduanya kembali ke Korea dengan seragam yang berbeda.

Megawati akan mengenakan jersey Hyundai E&C Hillstate, tim yang dikenal memiliki pertahanan solid. Sementara Bukilic kembali menjadi tumpuan Red Sparks, tim yang musim lalu kehilangan sosok Megawati di posisi yang sama.

Duel yang Dinanti: Lebih Tajam Siapa?

Pertemuan antara Hyundai E&C Hillstate dan Red Sparks di musim ini dijamin berjalan sengit. Kedua tim sama-sama mengandalkan opposite hitter sebagai senjata utama. Megawati membawa pengalaman dan ketenangan, sedangkan Bukilic datang dengan ambisi membuktikan diri setelah kembali dari Eropa.

Statistik musim lalu menjadi bahan perbandingan menarik. Megawati konsisten menjadi top skor dengan serangan keras dari sisi kanan, sementara Bukilic, meski absen di Korea, tetap bermain reguler di liga Eropa yang notabene lebih ketat.

Bagi penggemar voli Indonesia, duel ini punya makna lebih. Megawati bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga harapan untuk menunjukkan bahwa pemain Asia Tenggara mampu bersaing di level tertinggi Liga Korea. Sementara bagi Red Sparks, Bukilic adalah sosok yang diharapkan mampu mengulang performa impresifnya seperti sebelum pindah ke Eropa.

Pertarungan sesungguhnya akan terjadi ketika kedua tim saling berhadapan. Namun di atas kertas, persaingan mereka adalah salah satu yang paling layak dinantikan musim ini.

Follow porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: palpres.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks