BANDA ACEH — Pemerintah Aceh memastikan sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Aceh semakin diperkuat setelah Sekda M. Nasir Syamaun melakukan pertemuan tatap muka dengan Kapolda Irjen Pol. Ruddi Setiawan. Langkah ini disebut sebagai respons langsung atas arahan Gubernur Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, agar semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperluas kemitraan strategis lintas sektor.
Polda Aceh Jadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Teuku Kamaruzzaman, yang juga dikenal sebagai Ampon Man, mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut berlangsung di Markas Polda Aceh. Ia menekankan bahwa institusi kepolisian bukan sekadar aparat keamanan, melainkan mitra utama dalam mendukung roda pembangunan.
“Polda Aceh merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah,” kata Ampon Man dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).
Stabilitas Keamanan Jadi Fondasi Pembangunan
Dalam diskusi yang berlangsung, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menyatakan kesiapan penuh institusinya untuk mendukung program-program prioritas Pemerintah Aceh. Dukungan itu akan diwujudkan melalui penguatan koordinasi lintas sektor yang lebih intensif.
Menurut Ampon Man, stabilitas keamanan menjadi salah satu faktor krusial yang menentukan kelancaran pembangunan dan pelayanan publik di Aceh. Tanpa kondisi yang kondusif, berbagai proyek strategis dan kebijakan pelayanan masyarakat berpotensi terhambat.
Apresiasi Sekda atas Kolaborasi yang Solid
Sekda M. Nasir Syamaun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen Polda Aceh yang selama ini terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Ia menilai komunikasi yang baik antarinstansi merupakan syarat mutlak agar pelaksanaan kebijakan dan program strategis berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh para asisten dan kepala biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh. Kehadiran mereka menandakan bahwa koordinasi ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan langsung melibatkan jajaran teknis yang akan menjalankan program di lapangan.