Pencarian

Banda Aceh Academy Resmi Dibuka, 300 ASN Bakal Ikuti Pelatihan Kepemimpinan dan Data Terintegrasi Sepanjang 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 • 02:56:31 WIB
Banda Aceh Academy Resmi Dibuka, 300 ASN Bakal Ikuti Pelatihan Kepemimpinan dan Data Terintegrasi Sepanjang 2026
Wali Kota Banda Aceh, Illiza, memberikan sambutan pada acara pembukaan Banda Aceh Academy di Banda Aceh, Selasa (14/7/2026).

BANDA ACEH — Pemerintah Kota Banda Aceh memulai babak baru pengembangan sumber daya aparatur melalui Banda Aceh Academy (BAA). Program yang digagas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ini tidak hanya berfokus pada teori kepemimpinan, tetapi juga menyentuh aspek teknis tata kelola data dan komunikasi publik.

Tiga Klaster Pelatihan untuk 300 ASN

Kepala BKPSDM Kota Banda Aceh, Emila Sovayana, merinci tiga klaster pelatihan yang sudah dijadwalkan. Klaster pertama adalah Pelatihan Penguatan Kepemimpinan dan Karakter Kepala Sekolah yang berlangsung pada 16–17 Juli 2026 dan diikuti 99 kepala sekolah—terdiri dari 10 kepala TK, 70 kepala SD, dan 19 kepala SMP.

Klaster kedua akan digelar pada 21–22 Juli 2026 dengan fokus pada Pelatihan Pengelolaan dan Integrasi Data OPD melalui Portal Satu Data. Sementara klaster ketiga, Pelatihan Public Speaking dan Teknik Presentasi, dijadwalkan pada 28–29 Juli 2026.

Wali Kota: Pemimpin Harus Mampu Membangun Komunikasi, Bukan Sekadar Memberi Perintah

Dalam sambutannya, Illiza menekankan bahwa kemampuan berkomunikasi menjadi fondasi utama kepemimpinan yang efektif. “Seorang pemimpin tidak cukup hanya mampu memberi perintah. Harus mampu membangun koordinasi, komunikasi, dan kepercayaan agar dapat menggerakkan organisasi dan menghadirkan perubahan positif,” ujarnya.

Khusus kepada para kepala sekolah, Illiza mengingatkan peran strategis mereka dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045. Menurutnya, kepala sekolah tidak hanya bertugas mengelola lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi teladan yang mampu membangun budaya sekolah yang disiplin, nyaman, dan berpihak kepada peserta didik.

Mulai Perubahan dari Diri Sendiri

Illiza mengajak seluruh peserta untuk memulai perubahan dari kebiasaan kecil. “Kalau kita ingin membuat perubahan, mulailah dari diri sendiri. Satu bulan satu perubahan atau satu kebiasaan baik yang terus kita lakukan,” katanya.

Ia juga mendorong para kepala sekolah membangun sekolah yang kreatif dan ramah serta memperkuat komunikasi dengan orang tua melalui buku penghubung agar perkembangan siswa dapat dipantau bersama.

Pembukaan Dihadiri Seluruh Jajaran OPD

Acara pembukaan turut dihadiri Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Sekretaris Daerah Jalaluddin, para asisten, staf ahli, kepala OPD, serta narasumber Cut Nurul Fahmi. Kehadiran 99 kepala sekolah sebagai peserta klaster pertama menandai dimulainya program yang diharapkan mampu melahirkan aparatur dengan kompetensi teknis, komunikasi efektif, dan karakter kepemimpinan yang kuat.

Emila Sovayana menambahkan bahwa pelatihan ini dirancang untuk mendukung tata kelola pemerintahan modern berbasis data. “Kami ingin setiap ASN tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: habanusantara.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks