Pencarian

Pemkot Banda Aceh Buka Banda Aceh Academy 2026, Tiga Pelatihan untuk Perkuat Kompetensi ASN

Sabtu, 18 Juli 2026 • 14:29:31 WIB
Pemkot Banda Aceh Buka Banda Aceh Academy 2026, Tiga Pelatihan untuk Perkuat Kompetensi ASN
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka Banda Aceh Academy 2026 di Aula Mawardy Nurdin, Kamis (16/7/2026).

BANDA ACEH — Tiga program pelatihan utama akan berlangsung sepanjang Juli 2026 dalam Banda Aceh Academy (BAA), inisiatif baru Pemkot Banda Aceh untuk menggenjot kompetensi ASN. Program ini dibuka langsung oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal di Aula Mawardy Nurdin, Kamis (16/7/2026).

Illiza menegaskan bahwa pembangunan pemerintahan tidak bisa hanya bertumpu pada infrastruktur fisik. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia, terutama ASN, menjadi faktor penentu utama dalam pelayanan publik.

“ASN merupakan pemeran utama dari jalannya roda pemerintahan. Mereka adalah ujung tombak pelayanan publik di Kota Banda Aceh. Karena itu, investasi terbaik sebuah pemerintah bukan sekadar bagaimana membangun gedung-gedung besar, tetapi bagaimana kita membangun kualitas ASN itu sendiri,” ujar Illiza dalam sambutannya.

Tiga Pelatihan yang Berlangsung Juli 2026

Pelatihan pertama adalah Pelatihan Kepemimpinan dan Karakter Kepala Sekolah yang digelar pada 16–17 Juli 2026. Program ini menyasar para kepala sekolah di lingkungan Pemkot Banda Aceh untuk memperkuat kapasitas manajerial dan kepemimpinan.

Kedua, Pelatihan Pengelolaan dan Integrasi Data OPD melalui Portal Satu Data pada 21–22 Juli 2026. Pelatihan ini dirancang untuk membangun tata kelola pemerintahan berbasis data yang terintegrasi antar organisasi perangkat daerah (OPD).

Ketiga, Pelatihan Public Speaking dan Teknik Presentasi pada 28–29 Juli 2026. Materi ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi profesional ASN dalam menyampaikan program dan kebijakan kepada publik.

ASN Jadi Ujung Tombak Birokrasi Modern

Illiza menyebut Banda Aceh Academy menjadi langkah strategis untuk membentuk aparatur yang profesional dan adaptif terhadap perubahan birokrasi yang semakin kompleks. Ia mendorong ASN untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan.

“Pengembangan ASN melalui BAA adalah bagaimana memperkuat kepemimpinan, memperkuat tata kelola melalui data yang terintegrasi, kemudian membangun komunikasi profesional menuju aparatur negara yang benar-benar berkarakter, adaptif, dan unggul,” kata Illiza.

Pembukaan BAA 2026 turut dihadiri Wakil Wali Kota Banda Aceh, Sekretaris Daerah, para asisten, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkot Banda Aceh. Kehadiran para pimpinan daerah menandakan komitmen serius Pemkot terhadap pengembangan kapasitas ASN.

Target: Lahirkan ASN Berintegritas dan Responsif

Illiza berharap Banda Aceh Academy bisa menjadi wadah penguatan kapasitas ASN secara konsisten. Targetnya, program ini mampu melahirkan aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, dan orientasi kuat terhadap pelayanan masyarakat.

Melalui peningkatan kualitas ASN, Pemkot Banda Aceh optimistis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga. Program ini menjadi salah satu investasi jangka panjang Pemkot dalam membangun birokrasi yang unggul.

Bagikan
Sumber: noa.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks