BANDA ACEH — Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh memutuskan menambah jadwal keberangkatan kapal cepat untuk melayani penumpang lintas Banda Aceh-Sabang. Penambahan trip ini berlaku efektif mulai Jumat (20/12/2024) dan akan dievaluasi secara berkala sesuai kebutuhan di lapangan.
Berapa Trip Tambahan yang Disediakan?
Pihak ASDP menyediakan tambahan dua trip per hari untuk kapal cepat rute tersebut. Dengan adanya penambahan ini, total jadwal keberangkatan kapal cepat dari Banda Aceh menuju Sabang menjadi enam trip setiap harinya.
Jadwal tambahan difokuskan pada jam-jam yang dinilai memiliki potensi lonjakan penumpang tinggi, yaitu pada pagi dan siang hari. Langkah ini diharapkan dapat mengurai antrean penumpang di pelabuhan.
Latar Belakang Penambahan Trip Kapal Cepat
Keputusan menambah trip diambil setelah ASDP memantau tren peningkatan pembelian tiket secara daring dalam beberapa pekan terakhir. Lonjakan diprediksi akan semakin signifikan seiring libur panjang akhir tahun.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Yusuf, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan optimal. “Kami ingin memastikan masyarakat yang hendak berlibur atau pulang kampung ke Sabang tidak mengalami kendala transportasi,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Dampak Langsung bagi Penumpang Rute Banda Aceh-Sabang
Dengan tambahan trip ini, kapasitas angkut penumpang per hari meningkat sekitar 30 persen. Penumpang tidak perlu lagi khawatir kehabisan tiket pada jam-jam sibuk, terutama di akhir pekan.
ASDP juga mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket secara daring melalui aplikasi atau situs resmi Ferry.id. Pembelian tiket di pelabuhan tetap dilayani, namun kapasitas terbatas.
Fakta Singkat: Antisipasi Lonjakan di Pelabuhan Banda Aceh
- Total trip kapal cepat Banda Aceh-Sabang menjadi 6 trip per hari setelah penambahan.
- Lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
- Pembelian tiket secara daring disarankan untuk menghindari antrean panjang di loket.
Penambahan trip ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan ASDP dalam menghadapi masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Pihak ASDP memastikan akan terus memonitor kondisi di lapangan dan siap menambah jadwal kembali jika diperlukan.