BANDA ACEH — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menambah jadwal trip penyeberangan dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh menuju Pelabuhan Balohan, Sabang untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa libur Iduladha 1446 Hijriah. Penambahan trip ini berlaku mulai H-3 hingga H+3 Iduladha atau diperkirakan pada pekan depan.
Berapa Kali Lipat Kapasitas yang Ditambah?
Manajemen ASDP Cabang Sabang menyiapkan tiga unit kapal untuk melayani lintasan tersebut. Ketiga kapal itu adalah KMP BRR, KMP Portlink III, dan KMP Portlink V. Dengan tambahan armada, total trip penyeberangan per hari menjadi 12 kali dari kondisi normal yang hanya 8 trip.
Jadwal Tambahan dan Kapasitas Angkut
Kapal KMP BRR akan beroperasi dengan tiga trip tambahan setiap harinya. Sementara itu, KMP Portlink III dan KMP Portlink V tetap melayani jadwal reguler masing-masing empat trip per hari. Total kapasitas angkut ketiga kapal mencapai 1.200 penumpang per trip.
Antisipasi Lonjakan di Pelabuhan Ulee Lheue
General Manager ASDP Cabang Sabang, Hendra Gunawan, menyatakan bahwa pihaknya juga menyiagakan posko pelayanan terpadu di Pelabuhan Ulee Lheue. Posko itu akan beroperasi selama 24 jam untuk memantau arus penumpang dan kendaraan.
“Kami mengimbau calon pemudik untuk membeli tiket secara daring melalui aplikasi Ferizy minimal satu hari sebelum keberangkatan. Hal ini untuk menghindari antrean panjang di pelabuhan,” ujar Hendra dalam keterangan resminya, Senin (9/6).
Fakta Singkat Penyeberangan Iduladha ke Sabang
- Tiga unit kapal disiapkan: KMP BRR, KMP Portlink III, dan KMP Portlink V
- Trip normal 8 kali per hari, ditambah menjadi 12 kali per hari
- Kapasitas total angkut mencapai 1.200 penumpang per trip
- Posko pelayanan terpadu beroperasi 24 jam di Pelabuhan Ulee Lheue
Tips Mudik ke Sabang Agar Tak Antre Lama
ASDP mengingatkan agar pemudik tidak membeli tiket di calo atau perorangan tidak resmi. Pembelian tiket hanya melalui aplikasi Ferizy atau loket resmi di pelabuhan. Penumpang juga diminta tiba di pelabuhan setidaknya dua jam sebelum jadwal keberangkatan untuk proses boarding.
Selain itu, penumpang yang membawa kendaraan roda dua atau roda empat wajib menunjukkan dokumen kendaraan yang lengkap saat check-in. Hal ini untuk mempercepat proses verifikasi di pelabuhan.