SUBULUSSALAM — Kapolsek Simpang Kiri, AKP Evizarianto, meminta para bakal calon kepala kampung di wilayahnya untuk mampu mengendalikan massa pendukung. Ia mewanti-wanti agar fanatisme yang berlebihan tidak memicu provokasi atau perpecahan di tengah masyarakat.
“Kami meminta kepada seluruh calon untuk bersaing secara sehat, jujur, dan adil tanpa melakukan praktik politik uang, menyebarkan hoaks, maupun isu SARA,” kata Evizarianto mewakili Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf.
Larangan Politik Uang dan Provokasi SARA
Evizarianto secara spesifik menyoroti tiga larangan utama dalam kontestasi Pilkades nanti. Pertama, praktik politik uang yang dapat merusak integritas pemilihan. Kedua, penyebaran berita bohong atau hoaks yang bisa memicu keresahan. Ketiga, penggunaan isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) untuk menjatuhkan lawan politik.
Ia mengingatkan bahwa Pilkades bukan ajang untuk saling menjatuhkan, melainkan memilih pemimpin yang terbaik untuk desa. Komitmen untuk siap menang dan siap kalah dengan lapang dada dinilai sebagai bentuk kedewasaan berdemokrasi yang harus dimiliki setiap calon.
Imbauan untuk Warga: Jaga Persatuan dan Santun
Tidak hanya kepada calon, Evizarianto juga memberikan imbauan khusus kepada masyarakat Simpang Kiri. Warga diminta untuk tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang sengaja ingin mengganggu jalannya pemilihan. Sikap santun dan persatuan harus tetap dijaga meskipun pilihan politik berbeda.
“Mari bersama-sama menciptakan suasana demokrasi yang aman, damai, serta kondusif agar pelaksanaan Pilkades Serentak berlangsung sukses,” ujarnya.
Pilkades Serentak 1 September 2026
Pemilihan Kepala Desa serentak di Kecamatan Simpang Kiri akan digelar pada 1 September 2026 mendatang. Uji mampu baca Al-Qur'an yang digelar di Masjid Al-Munawarah menjadi salah satu tahapan seleksi bagi para bakal calon. Kegiatan ini sekaligus dimanfaatkan kepolisian untuk menyampaikan pesan kamtibmas secara langsung kepada para kontestan.
Langkah preventif ini diambil guna mengantisipasi potensi gesekan antar pendukung yang kerap terjadi pada momen pemilihan kepala desa di berbagai daerah. Polsek Simpang Kiri berkomitmen untuk mengawal seluruh tahapan Pilkades hingga selesai demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya.