Pencarian

Tiga Jemaah Haji Asal Aceh Wafat di Tanah Suci, Satu Meninggal Sebelum Wukuf di Arafah

Sabtu, 30 Mei 2026 • 11:14:58 WIB
Tiga Jemaah Haji Asal Aceh Wafat di Tanah Suci, Satu Meninggal Sebelum Wukuf di Arafah
Tiga jemaah haji asal Aceh meninggal dunia di Tanah Suci akibat kondisi kesehatan.

BANDA ACEH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh mencatat tiga jemaah asal provinsi itu meninggal dunia di Tanah Suci. Ketiganya merupakan jemaah lanjut usia dengan rentang usia 72 hingga 83 tahun.

Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, mengatakan seluruh jemaah wafat karena masalah kesehatan yang muncul selama menjalani rangkaian ibadah. “Tiga jemaah yang meninggal tersebut diakibatkan karena kondisi kesehatan,” kata Arijal, Sabtu (30/5/2026).

Satu Jemaah Wafat Sebelum Wukuf, Ibadahnya Dibadalkan

Dari ketiga jemaah tersebut, satu orang meninggal sebelum sempat melaksanakan wukuf di Arafah. Ia adalah Nurwaida Muhammad Yusuf (76), anggota Kloter 8 asal Kabupaten Bireuen. Almarhumah wafat di Arafah pada 26 Mei 2026.

PPIH memastikan ibadah haji Nurwaida akan dibadalkan karena ia belum menunaikan rukun utama haji tersebut. “Nurwaida merupakan satu-satunya jemaah yang meninggal sebelum pelaksanaan wukuf sehingga ibadah hajinya dibadalkan,” ujar Arijal.

Dua Jemaah Lain Wafat Setelah Wukuf di Arafah

Dua jemaah lainnya meninggal dunia setelah menjalani wukuf. Mereka adalah Maimunah Yusuf Ali (72), anggota Kloter 13 asal Kabupaten Aceh Tamiang, yang wafat pada 26 Mei 2026 di Arafah. Satu lagi, Siti Salmijah (83), anggota Kloter 13 asal Kabupaten Pidie Jaya, meninggal pada 28 Mei 2026 di Rumah Sakit Mina Al Wadi.

“Dua jemaah yang meninggal itu sudah melaksanakan wukuf Arafah,” kata Arijal. Artinya, rukun utama ibadah haji keduanya telah terpenuhi sebelum wafat.

PPIH Sampaikan Belasungkawa

Atas wafatnya ketiga jemaah, PPIH Embarkasi Aceh menyampaikan duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan. Pihaknya berharap seluruh amal ibadah para almarhumah diterima Allah SWT.

“Semoga segala amal ibadah mereka diterima Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta keikhlasan,” ucap Arijal.

Bagikan
Sumber: masakini.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks