Babinsa Koramil setempat, Serma Supianto, memimpin langsung proses pengecoran pondasi dasar jembatan gantung di Desa Jambur Mamang. Meski cuaca terik, warga bersama TNI mencampur semen, pasir, dan kerikil secara manual. Semangat gotong royong menjadi modal utama percepatan pembangunan infrastruktur akses pertanian ini.
“Kehadiran Babinsa merupakan bentuk pengabdian TNI untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” ujar Serma Supianto, Sabtu (23/5/2026). Menurutnya, jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital bagi petani dan pekebun untuk mengangkut hasil panen dari lahan di seberang sungai.
Mengapa Jembatan Gantung Ini Penting bagi Petani?
Keberadaan Jembatan Gantung Perintis dinilai sangat mendesak. Selama ini, warga kesulitan menyeberangi sungai terutama saat membawa hasil kebun atau kebutuhan sehari-hari. Salah satu warga, Edy (50), menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang tanpa lelah bekerja bersama masyarakat.
“Kami sangat bersyukur. Kehadiran TNI benar-benar memberikan semangat bagi kami untuk terus bergotong royong,” ungkap Edy. Ia berharap pembangunan segera rampung agar aktivitas ekonomi warga tidak lagi terhambat.
Patroli Harian Babinsa di Proyek Jembatan Rangka Baja Pante Dona
Tak hanya di Darul Hasanah, Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara juga mengaw ketat proyek Jembatan Rangka Baja Pante Dona di Desa Sepakat Segenep, Kecamatan Semadam. Kopda Bahagia dari Koramil 0108-07/Semadam melakukan patroli dan pengecekan kondisi material setiap hari.
“Patroli ini penting agar tidak ada material yang hilang atau rusak yang bisa mengganggu kestabilan konstruksi,” kata Kopda Bahagia. Proyek yang dikerjakan PT Adi Karya ini diawasi langsung oleh aparat kewilayahan untuk memastikan keamanan lokasi dan kelancaran proses pembangunan.
Kemanunggalan TNI-Rakyat Jadi Kunci Percepatan Infrastruktur
Serma Supianto menambahkan bahwa selain membantu pekerjaan fisik, kehadiran Babinsa bertujuan memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus menjaga budaya gotong royong. “Sebagai aparat teritorial, kami akan selalu hadir di tengah masyarakat. Ini bagian dari tugas kami untuk menjalin kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.
Dua proyek jembatan ini diharapkan selesai tepat waktu dan menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi warga di dua kecamatan tersebut. Keterlibatan aktif Babinsa menjadi contoh nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam pembangunan desa.