BANDA ACEH — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menyatakan seluruh sistem kelistrikan di provinsi itu telah berfungsi normal kembali. Pemulihan penuh ini terjadi setelah gangguan sistem kelistrikan regional yang berdampak dari Aceh hingga Lampung sejak Jumat (22/5/2026).
Akar Masalah: SUTET Muara Bungo Jambi Rusak
Gangguan yang melumpuhkan pasokan listrik di sebagian besar Pulau Sumatera itu dipicu oleh kerusakan pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di Muara Bungo, Provinsi Jambi. Dampaknya terasa hingga ke ujung utara Sumatera, termasuk seluruh Aceh.
Proses perbaikan dan normalisasi sistem dilakukan secara bertahap sejak akhir pekan lalu. Tim teknis PLN bekerja memulihkan gardu induk dan jaringan distribusi yang sempat padam.
Permintaan Maaf dan Apresiasi PLN
Manajer Komunikasi & TJSL PLN UID Aceh, Lukman Hakim, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama pemadaman. “Telah berhasil dipulihkan seluruhnya,” kata Lukman dalam keterangan resminya, Minggu pagi.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak selama proses pemulihan berlangsung. “Terima kasih atas dukungan stakeholder dan dukungan masyarakat selama proses ini berlangsung,” jelasnya.
Dampak Regional dan Pemulihan Bertahap
Gangguan ini tidak hanya melumpuhkan Aceh. Sistem kelistrikan di provinsi-provinsi lain di Sumatera, mulai dari Lampung hingga Sumatera Utara, juga ikut terdampak. PLN terus mengoordinasikan pemulihan di setiap wilayah kerja Unit Induk Distribusi.
Hingga Minggu pagi, semua sistem di Aceh telah pulih. PLN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan listrik mendadak dan melaporkan jika masih ada kendala di wilayah masing-masing.