BANDUNG — Persib Bandung memastikan diri sebagai juara Super League 2025/26 tanpa perlu menunggu laga pamungkas. Hasil imbang tanpa gol kontra Persijap di laga pekan ke-32 sudah cukup membawa tim asuhan Bojan Hodak ke puncak klasemen, unggul dalam rekor pertemuan langsung dengan Borneo FC.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu malam, berjalan ketat. Kedua tim sama-sama menciptakan peluang, namun tak ada yang berhasil menjebol gawang lawan. Meski tanpa gol, satu poin yang diraup Persib sudah menjadi penentu.
Head-to-Head Jadi Penentu di Puncak Klasemen
Keunggulan head-to-head atas Borneo FC menjadi faktor krusial. Dalam dua pertemuan musim ini, Persib menang sekali dan sekali imbang. Hasil itu membuat selisih poin di papan atas tak lagi relevan karena aturan kompetisi menggunakan rekor pertemuan langsung sebagai pemecah peringkat pertama.
Borneo FC yang sebelumnya masih berpeluang menyalip, harus mengakui keunggulan Persib setelah hasil laga ini. Tim asal Samarinda itu masih menyisakan satu laga, namun tak bisa lagi mengejar posisi Maung Bandung.
Gelar Perdana di Era Super League
Ini menjadi gelar juara pertama bagi Persib sejak kompetisi berganti format menjadi Super League. Sebelumnya, tim kebanggaan Bobotoh ini terakhir meraih trofi liga pada era Liga 1 musim 2014. Perjalanan musim ini dinilai konsisten, dengan hanya tiga kekalahan dari 32 pertandingan.
Para pemain dan ofisial tim langsung merayakan gelar di ruang ganti usai laga. Belum ada rencana resmi dari manajemen terkait pesta juara atau open bus di Kota Bandung.
Fakta Singkat Perjalanan Juara Persib 2025/26
- Raih 68 poin dari 32 laga: 19 menang, 11 imbang, 2 kalah.
- Hanya kebobolan 18 gol sepanjang musim — pertahanan terbaik di liga.
- Unggul head-to-head atas Borneo FC: satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Dengan gelar ini, Persib dipastikan mewakili Indonesia di ajang Liga Champions Asia musim depan. Tiket tersebut sudah diamankan sejak beberapa pekan lalu, namun status juara baru dipastikan malam ini.